Dinkes Makassar Ingatkan, Waspadai Makanan Berformalin

11 July 2019 15:42
Dinkes Makassar Ingatkan, Waspadai Makanan Berformalin
dr Naisyah Tun Azikin

BugisPos – Menghadapi bulan puasa tahun ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam memilih jajanan menu buka puasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin menuturkan berkaca dengan tahun sebelumnya, setiap memasuki bulan ramadhan pihaknya kerap menemukan jajanan menu buka yang mengandung zat berbahaya.

“Banyak takjil yang dijual biasanya mengandung zat berbahaya seperti cincau dan sebagainya,untuk itu masyarakat harus pintar melihat menu buka puasa,” ungkap Naisyah, Senin (29/4/2019).

Kata Naisyah sapaan karibnya masyarakat tidak boleh tergiur dengan warna jajanan menu buka puasa, jangan sampai dari warna tersebut mengandung bahan berbahaya.

“Jangan sampai karena murah dan warnanya yang menarik masyarakat tergiur, pada hal jajanan menu buka puasa tersebut belum tentu aman di konsumsi,” ungkap Naisyah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sambung Naisyah, Dinas Kesehatan Kota Makassar bekerjasama dengan BPOM serta beberapa pihak terkait lainnya.

“Dinas kesehatan bekerjasama dengan BPOM dan instansi terkait akan melakukan pemantauan rutin, selama bulan Ramadhan kita akan ambil sampel-sampel yang dijual,”ulasnya.
Tak hanya, Kata Naisyah, masing-masing Puskesmas di Kota Makassar ambil kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel pula.

“Kami berbagi kewenangan, biasanya Puskesmas juga ambil sampel-sampel tapi periksa di Dinas Kesehatan Kota Makassar,” ujarnya.

Menurut Naisyah adapun dominan menu buka puasa yang kerap mengandung zat berbahaya pada tahun sebelumnya.

“Biasanya cincau itu banyak mengandung bahan pengawet seperti boraks dan zat pewarna untuk campuran-campuran es buah, itu biasa ada yg ditemukan,” ulas Naisyah (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya