Pj Walikota Minta Ubah Desain Kanre Rong

13 July 2019 12:36
Pj Walikota Minta Ubah Desain Kanre Rong
M Iqbal S Suhaeb

 

BugisPos – Setelah mencermati perkembangan PKL Center Kanre Rong Karebosi, agaknya ada hal yang perlu pembenahan. Tujuannya ialah agar Kanre Rong sebagai uapaya alternatif dalam menata PKL di Makassar, bisa lebih efektif.

Terkait hal itu, Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal S Suhaeb, menginstruksikan kepada Dinas Koperasi dan UKM untuk mengubah desain Kanrerong (Pusat Kuliner) di Karebosi, yang saat ini terlihat sangat padat, namun kekurangan pengunjung.

Pengubahan itu, kata Iqbal, lantaran beberapa both (tempat berjualan) tidak terisi penjual.

“Di sana, kenapa kurang pengunjung, karena terlalu padat, dan ada kesamaan (jualan), itu berdasarkan hasil evaluasi oleh dinas Koperasi dan UKM,” kata Iqbal di Kantor Balai Kota Makassar, Jumat (5/7/19).

Iqbal menyatakan akan merelokasi beberapa both ke tempat yang banyak pengunjungnya. Beberapa both akan dikurangi sehingga sehingga lebih banyak ruang ketika ingin makan.

“Dan juga tidak banyak kesamaan-kesamaan (jualan), dan itu akan disebar di beberapa tempat,” katanya.
Hal ini dilakukan Iqbal karena menurutnya ingin membantu masyarakat agar jualannya tidak “mati suri” lantaran tidak ada pembeli yang datang.

Saat ditanya ihwal Kecamatan yang akan menjadi relokasi Kanrerong, Iqbal menyebut tak semua Kecamatan, tergantung kecamatan yang punya lokasi cukup bagus dan punya peluang.

“Karena kita tak mungkin relokasi terus tidak ada pengunjungnya lagi,” kata Iqbal.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Harun Rani, mengatakan, sesuai hasil rapat dengan Dinas PU dan pihak Kecamatan, terdapat pergeseran kurang lebih 40 both untuk memberikan ruang kepada konsumen, untuk datang dan menikmati kuliner yang ada di sana.

“Hal ini berangkat dari beberapa laporan dari penjual di kanrerong yang mengatakan kurangnya pembeli,” kata Harun.

Berdasarkan hasil rapat, Harun menegaskan sudah ada 3 Kecamatan yang merespons, antara lain, Kec. Tamalate, Panakkukang, dan Ujung Tanah. Mereka bersiap kanrerong akan ditempatkan di Kecamatan.

“Yang tersisa kurang lebih 100 both yang masih tetap berada di sana,” kata Harun Rani (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya