Karena Banyak UPPKS Tidak Aktif

16 July 2019 15:18
Karena Banyak UPPKS Tidak Aktif
Andi Zulkifly Nanda memberi pengarahan

BugisPos —  Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar nyaris tak pernah berhenti melaksanakan program kegiatan pada setiap harinya. Kegiatan bukan hanya di tingkat kota, tetapi juga di tingakat kecamatan se kota Makassar.

 

Kali ini DPPKB menggelar Orientasi Usaha Peningkatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Kegiatan ini digelar di Hotel Celebes, Jalan Gunung Latimojong, Makassar, Senin- Selasa (15-16/4/19).

 

Plt. Kepala DPPKB Makassar, Andi Zulkifly Nanda mengatakan, orientasi ini menyasar kader KB dan kader UPPKS se-Kota Makassar.

Tujuannya, untuk meningkatkan produktifitas kader binaan DPPKB Makassar dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga. Dia menyebut Kelompok UPPKS banyak yang tidak berproduksi lagi.

“Ada 293 Kelompok UPPKS, namun kelompok yang aktif dalam melakukan kegiatan produksi UPPKS ini baru 52 Kelompok,” kata Andi Zulkifly Nanda, Selasa, 16/4/19.

Dia memaparkan, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ketidakaktifan kelompok UPPKS. Di antaranya kemampuan dan kompetensi SDM yang masih rendah, kemudian persoalan kualitas produk yang dihasilkan.

“Sehingga mengakibatkan dana bergilir yang ada mengalami keterlambatan pengembaliannya,” ujarnya.

Oleh karenanya melalui orientasi ini, kata Andi Zulkifly Nanda, mereka diberi pembekalan agar dapat menutupi kekurangan tersebut.

“Pembekalan dan pelatihan diberikan dalam orientasi ini, tujuannya agar kelompok UPPKS ini dapat berkembang dan memberikan kontribusi yang positif bagi dunia produktifitas di Kota Makassar,” ungkap Andi Zulkifly Nanda.

Dalam kegiatan ini para anggota kelompok UPPKS juga memamerkan produk rumahan untuk memperkenalkan kepada para anggota kelompok UPPKS.

Hadir pula di kegiatan ini, Direktur Yayasan Al Mubarak, Zainuddin Rahman sebagai narasumber. Diketahui Yayasan Al Mubarak merupakan mitra BKKBN Provinsi Sulsel (**)

 

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya