HTTP Status[404] Errno [0]

Masyarakat Ikuti Rakor Bela Negara di Posko TMMD 105 Pinrang

23 July 2019 15:44
Masyarakat Ikuti Rakor Bela Negara di Posko TMMD 105 Pinrang

BugisPos.- Pelaksanaan rapat Koordinasi Bela Negara dalam rangka TMMD ke – 105 tahun 2019 Kodim 1404/Pinrang di Posko TMMD di Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, dengan tema “Peran Masyarakat dalam Bela Negara menuju Indonesia yang Tangguh”, dihadiri warga setempat .

Kegiatan TMMD Ke-105, Kodim 1404/Pinrang mengandeng Pemerintah Daerah Kabupaten Pinrang, masyarakat dari berbagai golongan mulai anak muda sampai orang tua, antusias mengikuti pemaparan materi Bela Negara yang disampaikan oleh Kapten Inf.Andi Mukhtar.

Pada kesempatan tersebut sambutan Bupati Pinrang dibacakan Sekcam Patampanua menyampaikan, kesadaran Bela Negara adalah kewajiban dan tanggung jawab setiap warga negara, sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 pasal 30 ayat 1.

Ditegaskan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara”, Ketentuan ini telah dijabarkan lebih lanjut dalam UU No. 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di negara kita, maka tidak seorangpun warga negara dapat menghindar dari kewajiban bela negara dalam rangka mempertahankan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Hal tersebut merupakan harga mati bagi kita semua demi mewujudkan tujuan nasional yaitu untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejateraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Menyikapi peristiwa yang terjadi akhir – akhir ini, seperti maraknya aksi yang mengarah kepada tindakan terorisme dan radikalisme dan kegiatan lain yang melanggar hukum di daerah kita, maka saya mengharakan agar melalui acara ini pengetahuan tentang bela nagara dapat dipahami dengan baik.

Selanjutnya Kapten Inf Andi Mukhtar menjelaskan, bahwa kesadaran bela negara adalah kondisi psikologis berwujud sikap dan perilaku serta tindakan tanggap dari setiap warga negara terhadap suatu hal yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Adapun implementasi kesadaran bela negara, dapat dilakukan di lingkungan pendidikan, baik informal, formal maupun nonformal melalui kegiatan intrakurikulur, ektrakurikuler dan kegiatan pengabdian pada masyarakat. Di lingkungan pemukiman dapat dilakukan dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan masyarakat, kegiatan olah raga, seni budaya dan kegiatan solidaritas sosial. Dan di lingkungan pekerjaan dalam kegiatan seperti coffe morning, pembentukan organisasi belajar dan pembangunan tempat ibadah.-* Penrem 141 Tp

Editor H.Suaedy Lantara

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya