Bupati dan Ketua DPRD Bulukumba Sambangi Kementerian Kesehatan

07 August 2019 17:20
Bupati dan Ketua DPRD Bulukumba Sambangi Kementerian Kesehatan

 

BugisPos.- Bupati Bulukumba AM.Sukri A.Sappewali bersama Ketua DPRD HA.Hamzah Pangki, Rabu (7/8) menyambangi Kantor Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) RI di Jakarta menemui Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan dr. Tri Hesty Widyastoeti, SpM. MPH.

Kunjungan Bupati bersama Ketua DPRD dan Badan Anggaran DPRD, mempertanyakan dan menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.04.01/I/2963/2019 tentang Penyesuaian Kelas RS se Indonesia,

Diketahui RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja termasuk dalam 615 Rumah Sakit yang direkomendasikan untuk turun kelas. Hal ini tentunya membuat Pemerintah Daerah sangat terpukul, sehingga harus serius menyikapi persoalan ini.

Apalagi Pemerintah Daerah telah menggelontorkan dana yang sangat besar untuk membangun RS dan menyiapkan segala sarana dan prasarananya sehingga RS ini meraih tipe B.

“Kami datang kesini bersama Ketua DPRD dan jajarannya untuk mempertanyakan hal tersebut, sehingga kami dapat menjelaskan kepada masyarakat Bulukumba, tentang hasil evaluasi dari Kementerian Kesehatan. Saya sudah melayangkan surat sanggahan keberatan sebagaimana petunjuk dari Kementerian Kesehatan dan kami juga telah memperbaiki apa yang menjadi temuan dari tim evaluasi” terang Bupati Andi Sukri.

Segala sesuatu yang menjadi rekomendasi atas hasil evaluasi kami, kata Bupati, telah diperbaiki dan dilaksanakan, karena sebagian besar rekomendasinya hanya karena kesalahan pengimputan dalam sistem evaluasi tersebut. ” Banyak persyaratan yang terlapor dalam sistem tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, mulai dari perbedaan jumlah dokter sampai dengan peralatan wajib sebagai penunjang RS tipe B,” sebut Bupati Andi Sukri melalui Kadis Infokom Rudi Ramlan.

RSUD HA.Sulthan Dg Radja menjadi rujukan bagi pasien yang berada di wilayah selatan Sulawesi Selatan, sehingga sangat berdampak buruk jika RS ini turun kelas, karena beberapa daerah yang berada di wilayah selatan Sulawesi selatan ini akan dirujuk ke Makassar yang tentunya membutuhkan waktu yang lama karena jarak tempuh yang begitu jauh.

” Makanya saya perintahkan Direktur RS dr. Abdurrajab dan jajarannya untuk menuntaskan dan mengecek kembali apa yang menjadi hasil evaluasi, jangan kembali sebelum persoalan ini tuntas.
Perbaiki memangmi semua datamu yang tidak cocok dengan sistem, koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Provinsi jika ada kebutuhan administrasi yang harus mendapatkan rekomendasi dari Dinas Provinsi. Jangan pulang sebelum persoalan ini tuntas”.tegas Andi Sukri.

Sementara itu dr Tri Hesti menjelaskan, bahwa Rekomendasi penurunan Kelas ini didasari oleh sumber daya yang ada di rumah sakit tersebut, mulai dari sarana dan prasarana sampai pada tenaga kesehatan, khususnya dokter yang berpraktik disana serta hasil temuan BPKP atas audit yang dilaksanakan di BPJS.

“Hari ini kami sangat bersyukur karena pak Bupati dan Ketua DPRD bisa berkunjung langsung ke sini, sehingga saya bisa menyampaikan hal-hal yang sangat krusial yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah. Ini adalah bukti serius dari Pemkab Bulukumba untuk membenahi Sumber Daya yang ada di RS, karena para pemangku kebijakan turun tangan langsung ingin mengetahui masalah yang terjadi di RS.” terang dr.Tri.

Sebelum meninggalkan tempat, Bupati dan Ketua DPRD menyampaikan terima kasih kepada Direktur atas penerimaannya dan masukannya yang begitu positif untuk perbaikan pelayanan di RS.

“Makasih ibu Direktur atas saran positif untuk perbaikan pelayanan di RS kami, Insya Allah setelah kami kembali, kami akan melaksanakan apa yang menjadi petunjuk dari ibu Direktur sehingga Rumah Sakit kami dapat bertahan pada posisi kelas B dan kami bersama DPRD akan mengalokasikan dana untuk pembangunan RS tipe C di Bulukumba” kata Andi Sukri.

Hal yang sama disampaikan ketua DPRD Bulukumba HA.Hamzah Pangki, kunjungan tersebut mendapatkan masukan dari Direktur, dan dia elaku Pimpinan dan Anggota DPRD yang hadir akan meningkatkan fungsi pengawasan kami terhadap RS.

” Banyak trik yang ibu berikan untuk peningkatan kualitas pengawasan kami di RS. Kami sangat berharap agar kiranya RS kami tetap bertahan di Kelas B, sehingga masyarakat yang sakit dapat terlayani dengan cepat.” kata A.Hamzah.* Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya