Hak Angket Muncul, Akibat Lemahnya ji Ketua DPRD

07 August 2019 20:21
Hak Angket Muncul, Akibat Lemahnya ji Ketua DPRD
Narsan Mone

 

BugisPos — Ketua bersama para wakil ketua DPRD Sulsel dipandang sangat lemah dalam menjalankan amanah kepemimpinan di lembaga wakil rakyat ini.

Akibatnya, hak angket dengan mudahnya diloloskan meskipun dasarnya sangat lemah dan prematur.

Demikian diungkapan Narsan Mone, mantan anggota DPRD Makassar tiga periode dari partai Golkar.

Nasran Mone yang akrab disapa Cak Mon, kepada BugisPos.com tadi malam di Kedai Kita lebih jauh mengungkpakan, DPRD Sulsel itu sejajar dan menjadi bagian dari pelaksana pemerintahan bersama Pemprov Sulsel.

DPRD punya tugas dan wewenang melakukan kontrol, evaluasi dan badgeting teradap pelaksanaan pemerintahan.

Kata Cak Mon, bila terjadi penyimpangan di soal pelaksanaan proyek, itu menjadi tugasnya Komisi yang menangani pembangunan. Persoalan wagub yang menandatangani SK pejabat baru, itu tugasnya Komisi yang membidangi pemerintahan. Merekalah yang seharusnya menjalankan tugas kontrol terhadap eksekutif. Bukankanya langsung menggulirkan hak angket. Sebab dasar pelaksanaan hak angket itu, sangat jelas, yakni bila gubernur melakukan pelanggaran berat yang mengganggu anggaran dan berdampak luas ke masyarakat, dan aparat hukum tidak mampu memproses gubernur secara hukum.

Intinya, di DPRD ini perangkatnya lengkap, tapi ternyata tidak digunakan dan langsung saja menggulirkan hak angket yang dipaksakan.

Disinilah kelemahan ketua DPRR Sulsel yang terkesan tidak cermat memenej institusi DPRD Sulsel.

“Saya yakin sekali bila hak angket ini diajukan ke Mahkamah Agung akan ditolak. Sebab dasarnya sangat lemah dan jauh dari yang dipersyaratkan dalam aturan hak angket” kata Cak Mon (fikar)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya