Kadisnaker Makassar Buka ki Suspend Ke Jepang Tauwwa

01 September 2019 12:01
Kadisnaker Makassar Buka ki Suspend Ke Jepang Tauwwa
Kadisnaker Makassar, Andi Irwan Bangsawan memberikan sambutan pada reuni akbar Kosmis di Hotel Almadera Makassar.

 

BugisPos – Sekitar 15 tahun lamanya, para peserta magang kerja di Kota Makassar mendapat suspend atau pemblokiran dari Kerajaan Jepang untuk mengirimkan tenaga magang kerja ke negaranya karena beberapa masalah.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan dalam sambutannya di acara reuni akbar Korps Migran Selebes (KOSMIS) Korea – Indonesia di Hotel Almadera Makassar, Sabtu (31/8/2019).

Menurutnya, selama 15 tahun terakhir ini, tenaga magang kerja ke Jepang asal Makassar, tidak ada sama sekali. Nanti ketika dirinya dilantik menjadi Kadisnaker Makassar pada tahun 2018, mulai dibuka lagi pendaftaran magang ke Jepang bekerja sama dengan pihak IMM (International Manpower Development of Medium and Small Enterpreses) Jepang.

“Setelah dilantik menjadi Kadisnaker pada tahun 2018, saya langsung mencari sebab tersumbatnya hubungan kita dengan pihak IMM Jepang. Saya kemudian ke Kemenakertrans untuk bertemu Dirjen, untuk membina lagi hubungan kerja sama dengan pihak IMM Jepang, setelah itu saya berkoordinasi dengan pihak Disnaker Provinsi karena kewenangan perekrutan tenaga magang ke Jepang itu ada di pihak Disnaker Provinsi. Setelah melakukan koordinasi sana sini, akhirnya saya bertemu dengan Mr. Oyama dari IMM Jepang dan singkatnya Kota Makassar menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang menyelenggarakan penerimaan magang di Jepang dan Alhamdulillah ada sekitar 48 orang yang telah lulus,” kisahnya yang disambut tepuk tangan riuh oleh peserta tudang sipulung Kosmis.

“Bayangkan saja lebih kurang 1.797.000 jiwa penduduk di Kota Makassar dan angka pengangguran di Kota Makassar mencapai 2 digit yaitu sekitar 12 % dari total populasi, jadi diperkirakan ada sekitar 80.000 orang yang tidak bekerja di Kota Makassar,” lanjutnya.

“Jadi mariki semua, tanya teman dan saudara untuk mendaftar di Disnaker Kota Makassar untuk program magang ke Jepang, jangan tommaki panggil ki 80.000 orang, cukup mi para teman dan saudara ta,” ujarnya.

“Saya harapkan adik-adik Kosmis eks Korea ini untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi pengangguran ini, tapi terlebih dulu agar Kosmis ini dilegalkan di Kesbang dan saya siap membantu,” tutupnya.(One)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya