Manaurus, Pabrik Tulang dan Bulu Diduga Cemari Lingkungan

02 September 2019 07:51
Manaurus, Pabrik Tulang dan Bulu Diduga Cemari Lingkungan
Tumpukan bahan baku berupa tulang belulang juga bulu yang siap diolah.

 

 

BugisPos — Sebuah pabrik tulang dan bulu yang didirikan beberapa bulan lalu di Dusun Pandala, Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar diduga mencemari lingkungan.

Pasalnya bau busuk dan menyengat yang menyebar luas dirasakan warga setempat sudah sangat mengganggu. Bahkan pengguna jalan yang melintas di jalan poros dusun pandala juga merasa kurang nyaman dengan aroma tidak bersahabat dari pabrik tersebut.

Berdasarkan pantauan BugisPos di lokasi saat berkunjung beberapa waktu yang lalu telah mendapati dan melihat langsung pabrik yang dimaksud, dan menemukan tumpukan bahan baku berupa tulang belulang juga bulu yang siap diolah.

Dengan menumpuknya bahan baku yang akan diolah tersebut sehingga menimbulkan bau luar biasa busuk.

Hasnah, salah seorang warga desa laikang saat dikonfirmasi BugisPos Sabtu 31 Agustus 2019 via aplikasi whatsapp pribadinya mengungkapkan,” dengan Kehadiran pabrik tulang dan bulu itu sangat mengganggu dari segi kenyamanan juga mempengaruhi keamanan, bahkan bisa berdampak pada kesehatan,” ungkapnya.

Namun sepertinya aparat terkait bersikap manaurus terhadap persoalan ini. “ kami berharap agar pihak Pemkab Takalar segera menindak lanjuti hal tersebut, demi kemaslahatan masyarakat sebab sudah tidak sejalan dengan visi Pemkab Takalar, sebab sudah sangat merugikan masyarakat, “ pungkasnya.

Sementara pihak pabrik yang dikunjungi, hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi atau dihubungi.

Penulis : Muhammad Rasyid
Editor : @ly

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya