Oleh : USDAR NAWAWI

Rektor Dukung Gubernur, Apanya bede yang Salah?

06 September 2019 12:30
Rektor Dukung Gubernur, Apanya bede yang Salah?
Usdar Nawawi

 BugisPos — Hari-hari ini polemik memanas terkait Rektor Unhas Prof. DR. Dwia Aries Tina Palubuhu mendukung gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Bahkan ada yang bilang Unhas itu bukan partai politik mengapa mesti menggaungkan dukungan ke gubernur Sulsel.

Tak hanya Rektor Unhas, tetapi juga Rektor UIN Prof Handan Juhanis menyatakan mendukung sepenuhnya gubernur Nurdin Abdullah.

Ditegaskan, Rektor UIN berada di belakang gubernur. Sesungguhnya dukungan ke gubernur Sulsel Nurdin Abdullah adalah sesuatu yang wajar-wajar saja.

Tak ada yang perlu diperdebatkan. Tak ada yang perlu dipolemikkan. Tak perlulah kita jadi ‘lingu’ sampai mempersoalkan pernyataan sikap Rektor Unhas dan Rektor UIN itu.

Wajar-wajar saja gubernur Nurdin Abdullah mendapat support dan dukungan dari dunia perguruan tinggi. Sebab itu artinya gubernur juga apresiasi yang tinggi terhadap dunia kampus. Hal itu juga disebabkan karena Nurdin Abdullah adalah akademisi yang peduli terhadap pengembangan Ilmu pengetahuan.

Wong Nurdin Abdullah kan seorang profesor yang selama ini juga selalu menularkan ilmunya di kampus. Dukungan dua Rektor itu sebenarnya tak lain merupakan dukungan yang diberikan dalam konteks kerja dan kerja.

Jadi bukan dukungan untuk pemilihan gubernur, melainkan adalah dukungan agar program kerja nyata gubernur Nurdin Abdullah dapat tercapai demi kemajuan Sulsel.

Lima program gubernur Sulsel memang mesti dilaksanakan untuk kesejahteraan rakyat, di antaranya membangun 6 rumah sakit regoinal, membangun infrastruktur sampai ke daerah pelosok, menciptakan birokrasi yang bersih dari korupsi, juga memberi perhatian yang serius terhadap dunia pendidikan, yang kesemuanya tentu membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk dukungan dari perguruan tingga.

Nah pertanyaannya, apakah salah bila dua Rektor itu mendukung kerja-kerja gubernur?

Apakah dengan dukungan dua Rektor itu dapat diartikan sebagai dukungan politik?

Tentu saja tidak. Itu sungguh bukan dukungan politik, melainkan adalah dukungan menyemangati gubernur agar gubernur lebih semangat bekerja membangun Sulsel.

Gubernur memang perlu didukung oleh semua pihak, agar program kerja sebagaimana yang dijanjikan pada kampanye Pilgub 2018 lalu, dapat dijalankan sebaik mungkin demi kesejahteraan rakyat di daerah ini  (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya