Murasani, Cabuli Gadis diBekuk Polisi

09 September 2019 21:25
Murasani, Cabuli Gadis diBekuk Polisi

BugisPos – KBO Kanit Resum Polres Bone Iptu Irwandi menggelar press release terkait pencabulan anak dibawah umur, bertempat di Polres Bone, Senin 9 September 2019.

Iptu. Irwandi menjelaskan kronologisnya, awalnya berkenalan di Facebook, JA umur 21 tahun asal Kecamatan Tanete Riattang dan AA gadis 15 tahun alamat Kecamatan Tanete Riattang Barat sepakat untuk bertemu didekat SD No 25 Mattirowalie,setelah melakukan pertemuan keduanya pun sempat menikmati hiburan dengan acara nyanyi karaoke disalah satu Hotel di Kota Bone.

“Selang satu minggu kemudian JA mengirimkan pesan kepada AA melalui  aplikasi Massenger, yang isinya curhat perasaannya kepada AA untuk diterima menjadi pacarnya, gayung pun bersambut AA menerimanya untuk menjadi pacarnya,”tutur Irwandi.

Lanjut Irwandi tanggal 31 Agustus 2019 sekitar pukul 16.00 Wita JA menjemput AA di rumahnya dan membawanya ketempat kerjanya disebuah toko meubel Jalan KH. Agus Salim, setelah AA berada ditoko JA mengajaknya mengantar barang hingga selesai dan kembali di toko meubel sekitar pukul 20 Wita.

” Setelah keduanya berada di Toko Meubel JA
kemudian masuk untuk mandi dan menyuruh AA menunggunya di ruang tamu, hingga akhirnya keduanya lagi keluar ke suatu tempat kost yang AA tidak ketahui tempat dan tujuannya namun AA tetap menurut,” urai Irwandi.

Lebih jauh dijelaskan, sesampai ditempat kost
JA mengajak AA masuk kedalam kost dengan cara menarik tangan dan menguncinya dari dalam, AA kemudian disuruh makan oleh JA, setelah AA menikmati makanan, JA pun muncul niat jahatnya,  mematikan lampu dan menyuruh AA berbaring dan memaksanya untuk membuka baju dan celananya dengan mengancamnya, kalau tidak mau buka baju dan celananya dia akan menampar AA dan berbuat kekerasan hingga AA selaku korban merasa ketakutan dan menangis.

Irwandi melanjutkan, setelahnya itu perbuatan cabul dengan pemaksaan untuk berhubungan layaknya suami isteri terjadi, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya JA telah ditahan di Polres Bone, Pelaku dikenakan pasal 76D jo. pasal 81 ayat (1), (2) , Undang – Undang No 35 Tahun 2014, perubahan atas UU RI NO.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, pungkasnya. –Sadli

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya