Ritual Andingingi Bagian Dari Festival Pinisi

14 September 2019 18:02
Ritual Andingingi Bagian Dari Festival Pinisi

 

BugisPos.- Festival Pinisi ke 10 yang mulai dihelat pada tanggal 11 September dan berakhir pada Sabtu 14 September 2019, berbagai even mewarnai kegiatan tersebut, termasuk diantaranya jegiatan ritual adat Kajang ” Andingingi “.

Kegiatan tersebut, berlangsung Sabtu (14/9) siang tadi. Andingingi, ritual Adat Kajang yang dimaknai Mendingingkan Bumi.
Pelaksanaan Andingingi, biasanya dilakukan dalam kawasan adat yang disebut Rambang Seppang, yaitu di salah satu bagian hutan yang disakralkan.

Irmayanti Asnawi, salah seorang pejabat pada Dinas Pariwisata sekaligus isteri Sekkab Bulukumba A.B.Amal kepada media ini menyampaikan, kali ini ritual tersebut dilaksanakan di luar kawasan, meski masih tetap termasuk dalam bagian kawasan hutan .

” Ritual ini dilakukan di luar kawasan Rambang Seppang, agar bisa diikuti dan didokumentasikan oleh pihak luar. Ini bagian dari promosi budaya Ammmatoa Kajang,” katanya.

Tujuan dari ritual ini adalah meminta kepada Tu Rie’ Ara’na agar dimudahkan rezeki, dipanjangkan umur dan senantiasa diberikan kedamaian dan dijauhkan dari mara bahaya.

Setelah selesai acara ritualnya, disajikan makanan berupa nasi dan daging kerbau menggunakan piring yang terbuat dari daun lontar yang disebut ” tide,” . Ada juga sayuran yang disajikan menggunakan wadah yang terbuat dari tempurung kelapa.

Yang pasti, pada kegiatan ritual Andingingi ini, seluruh yang hadir wajib mengenakan pakaian hitam hitam, dan pada kegiatan ritual ini, hadir Bupati Bulukumba AM.Sukri A.Sappewali, pejabat dari Kementerian Kemaritiman, Dandim 1411 Letkol.Arm.Joko Troyanto, Sekda AB.Amal, para pemangku adat, serta sejumlah pejabat lainnya.- Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya