Oleh : Usdar Nawawi

HZB Palaguna : Jangan ki Mati Miskin

02 October 2019 23:04
HZB Palaguna : Jangan ki Mati Miskin
Alm.MAYJEN TNI (Purn) H.ZAINAL BASRI PALAGUNA

 

BugisPos — Innalillahi wainnailaihi rajiun … Selamat MAYJEN TNI (Purn) H.ZAINAL BASRI PALAGUNA, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan.. Amin ya rabbal alamin.

Rabu 2 Oktober 2019 jam 16.15 Wita, mantan gubernur Sulsel ini telah berpulang ke Rahmatullah. Rumah di Jl.Hertasning Raya No. 28 diselimuti suasana duka. Keluarga besar almahum dan masyarakat Sulsel merasakan kesedihan mendalam. Sulsel kehilangan putra terbaiknya.
Begitu banyak kerabat dan sahabat yang ditinggalkan HZB Palaguna, baik di lingkup birokrasi, dunia politiik, maupun kalangan pengusaha seperti Hasan Basri, yang menitikkan air mata menghantar kepergian almarhum yang kharismatik itu.

HZB Palaguna punya sejarah panjang di Susel. Dia pernah menjabat Wagub Sulsel mendampingi gubernur Prof. A.Amiruddin. Selanjutnya HZB Palaguna menjadi gubernur Sulsel dua periode.

Budaya Bugis Makassar demikian kental di hati HZB Palaguna. Dia adalah gubernur yang sungguh menghormati adat istiadat dan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Dia sangat getol mempertahakan kearifan lokal, meskipun pada masanya HZB Palaguna memimpin Sulsel pemerintah di negeri ini belum begitu nafsu bercerita tentang budaya yang merupakan kaerifan lokal yang perlu dipertahankan.

Ada satu kalimat bertuah yang selalu diulang-ulang HZB Palaguna pada setiap berpidato di depan masyarakat.

Kalimat ini lebih merupakan falsafah hidup. Juga dapat disebut sebagai sebuah tagline versi HZB Palaguna.

Bunyi kalimat itu : “Jangan ki mati miskin ..”

Makna kalimat yang telah menjadi kata-kata kesukaan HZB Palaguna ini, mencerminkan betapa mantan ketua PDIP Sulsel ini menginginkan agar seluruh masyarakat Sulsel bisa hidup sejahtera. Bisa hidup yang lebih dari sekadar bisa makan.

HZB Palaguna memandang bahwa kesejahteraan masyarakat itu teramat penting. Dan jangan sampai mereka mati miskin. Mati dalam kemiskinan. Meninggal dalam kondisi tak punya apapun.

Jangan ki mati miskin, adalah kalimat yang betapa dalam maknanya bagi masyarakat Sulsel.
Kalimat yang telah menginspirasi jutaan masyarakat Sulsel untuk dapat keluar dari kerangkeng kemiskinan.

Faktanya, belenggu kemiskinan di tengah masyarakat berangsur dapat teratasi. Jumlah penduduk miskin berangsur berkurang, dan pada waktu yang sama kondisi kesejahteraan masyarakat semakin membaik.

Saat ini, sudah tiga gubernur Sulsel pasca HZB Palaguna, yakni HM Amin Syam, Syahrul Yasin Limpo, dan kini sementara memimpin ialah gubernur Prof. Nurdin Abdullah.

Semuanya punya tekad kuat untuk mensejahterakan masyarakat Sulsel. Jangan pernah ada yang sampai mati miskin sebagaimana keinginan HZB Palaguna, betapapun kemiskinan itu masih saja belum bisa diatasi seratus persen. Bahkan masih saja menjadi pekerjaan rumah yang maha berat.

Namun paling tidak, upaya mensejahterakan masyarakat dilakukan semakin bersemangat. Tujuannya, ialah untuk menggapai masyarakat adil dan makmur. Dan jangan pernah mati dalam kemiskinan *

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya