Andi Dewi Ratu Gagas Terbentuknya Tim Sapa Bulukumba Guna Menekan Angka Perceraian Bagi ASN

14 October 2019 23:22
Andi Dewi Ratu Gagas Terbentuknya Tim Sapa Bulukumba Guna Menekan Angka Perceraian Bagi ASN

 

BugisPos.- Meningkatnya angka perceraian Aparat Sipil Negara ( ASN ) belakangan ini khisusnya di Kabupaten Bulukumba, salah penyebabnya antara lain faktor media sosial dan faktor ekonomi.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bulukumba Andi Pameneri, saat membuka Pelatihan Pendampingan Tim Sahabat Pegawai Bulukumba (Tim Sapa Bulukumba), Senin (14 /10) di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bulukumba.

Tim Sapa Bulukumba adalah Tim yang dibentuk untuk menekan laju peningkatan jumlah perceraian Aparat Sipil Negara di Kabupaten Bulukumba. Pembentukan Tim Sapa Bulukumba yang digagas oleh Andi Dewi Ratu, Kepala Bidang Kesetaraan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bulukumba, sekaligus sebagai inovasi pada Proyek Perubahan Latihan Kepemimpinan Tingkat III yang sementara diikutinya di Lembaga Administrasi Negara Makassar.

Kepada media ini, Andi Dewi Ratu menjelaskan, tim Sapa Bulukumba beranggotakan Pengurus Dharma Wanita Persatuan yang akan di tugaskan pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

“Masing-masing anggota tim ini akan menjadi pendamping atau mediator ditiap OPD bagi pegawai yang membutuhkan pemecahan permasalahan keluarga,” kata Andi Dewi Ratu.

Pelatihan Pendampingan Tim Sahabat Pegawai Bulukumba itu menghadirkan puluhan unsur pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bulukumba. Dan tampil sebagai narasumber pada kegiatan tersebut antara lain, Hj. Hartati dari Kantor Kemenag Bulukumba, serta Ustadza Hj. Murni Lehong selaku Konselor yang sehari-hari aktif sebagai penceramah.

Hartati saat memaparkan materinya menegaskan, Tim Sapa dibentuk untuk membendung meningkatnya jumlah perceraian ASN. “Tim ini beranggotakan pengurus Dharma Wanita Persatuan yang akan di tugaskan di tiap Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Tim ini, katanya akan dibekali pengetahuan dan pemahaman agar dapat bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Keluarga atau Puspaga dan P2TP2A.

” Tentu kegiatannya dimaksudkan untuk mencari solusi pemecahan masalah keluarga, agar tindakan gugatan atau talak cerai tidak menjadi solusi utama,” sebut Hartati.

Aktivis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu menyebutkan, tiga Devisi yang ada di Sapa Bulukumba yaitu Devisi Pengaduan, Devisi Advokasi/Pendampingan dan Devisi Data. Dan setiap devisi beranggotakan enam orang.

Di tempat yang sama Andi Dewi Ratu, menyampaikan, sebelum dilakukan pelatihan bagi anggota Tim Sapa Bulukumba, terlebih dahulu dilakukan pembentukan TIM SAPA Bulukumba pada hari Rabu, (18/9) lalu dan pada Senin (14/10) dilakukan Pelatihan Pendampingan Tim Sahabat Pegawai Bulukumba yang dibuka Sekertaris Dinas P3A.-* Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya