Ambarala : Setelah Torut dan Tator 11 Tahun Bersengketa Batas

15 October 2019 16:48
Ambarala : Setelah Torut dan Tator 11 Tahun Bersengketa Batas
Lembaga LANGDA Kecamatan Sopai menjadi sajsi sejarah Perdamaian atas Sengketa batas yang melelahkan

 

BugisPos — Bukan waktu yang pendek dijalani dua kabupaten ini yang mempersengketakan tapal batas wilayah.

11 Tahun lamanya sengketa batas administratif itu dilalui dengan sangat melelahkan. Prosesnya sedemikian panjang.

Masalahnya ialah, masyarakat ada setempat tak mau wilayahnya dimasukkan ke dalam wilayah Toraja Utara, mereka ingin tetap masuk dalam wilayah Toraja.

Padahal secara administratif wilayah itu sudah masuk wilayah Toraja Utara.

Tetapi kemudian Senin, 14/10/19, Hasan Basri Ambarala Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel, dan Topdam XIV Hasanuddin, dengan tangan dingin ternyata mampu menyelesaikan sengketa batas di antara kedua kabupaten yang bersaudara itu.

Hasan Basri Ambarala bersama Katopdam XIV Hasanuddin yang diwakili Kapten Anang, berupaya memediasi keduanya di perbatasan kedua pebukitan kabupaten itu, yakni di Desa Lembang Landa.

Jalan terjal dan berbukit serta sempit itu, kedua Tim Sengketa Batas Daerah Provinsi Sulsel sukses menyelesaikan sengketa dengan pendekatan adat.

Begitu warga setempat mengetahui bahwa Ambarala yang datang adalah cucu Puang Sangalla, maka mencairlah sikap masyarakat adat setempat.

Diplomasi yang dilakukan Amabrala agaknya perlu diacungi jempol. Dan tentunya gubernur Nurdin Abdullah pantas tersenyum.

Keduanya berhasil mendatangkan para bupati dan forkopimdanya. Dan disepakatilah perselisihan sengketa batas itu selesai dan tuntas pada Senin, 14/10/19, sore di lokasi tapal batas itu.

Ambarala secara tegas di tempat itu, menganggap sengketa kedua kabupaten itu sudah harus diakhiri. Tidak ada lagi perlu dipersoakan.

Karena sesungguhnya persoalan ini bukan sebuah batas antar negara, melainkan hanya batas administrasi pemerintahan dalam NKRI.

Karena itu ia berharap persoalan batas kedua labupaten itu diakhiri segera.

Kedua pemerintahan di kedua kabupaten dan masyarakat yang hadir mengamini sikap Ambarala dengan saksama.

“Ini berarti sengketa itu sudah selesai dan final. Tidak ada lagi cerita” tegas Ambarala (fikar)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya