Patut ki Diperhitungkan Hamzah Pangki di Pilkada Bulukumba

15 October 2019 23:56
Patut ki Diperhitungkan Hamzah Pangki di Pilkada Bulukumba

 

BugisPos.– Andi Hamzah Pangki ( AHP ) salah seorang bakal calon Bupati Bulukumba, punya kans memenangkan Pilkada Bulukumba. Bahkan mantan ketua DPRD Bulukumba dua periode ini memiliki track record politik yang cukup gemilang di Bulukumba.

Akbar Bakri, salah seorang tokoh pemuda di Gantarang menilai sosok Hamzah Pangki perlu diperhitungkan di Pilkada mendatang. Prestasi yang mampu diraihnya membuktikan karakter politik yang mampu dibangun dengan adanya dukungan masyarakat.

“Dibeberapa surveipun nama beliau (Hamzah Pangki) tak perna lepas dari lima besar. Tentu itu menjadi bukti bahwa dia mampu hadir dan mendapat dukungan masyarakat,” katanya.

Akbar meyakini jika ketokohan yang dimiliki Andi Hamzah Pangki menjadi jalan untuk mendapatkan amanah dari masyarakat. ” Kesederhanaan yang dimiliki Hamzah Pangki dianggap membawa ketokohannya menjadi hal yang disukai masyarakat,” tandasnya.

Akbar menilai, Hamzah Pangki tokoh ditengah masyarakat, apalagi dia pejabat yang tidak sulit ditemui oleh masyarakat dan kerap berbaur ditengah masyarakat.

Sesuai yang dihimpun dari KPU Bulukumba, Andi Hamzah selalu menang dalam kontestasi pemilihan legislatif, sejak dia memulai kariernya maju jadi anggota DPRD Bulukumba pada 2009 lalu.

Bahkan, katanya dia melihat Andi Hamzah memiliki basis massa yang kuat dengan jumlah yang lebih banyak dari bakal calon bupati lainnya di Bulukumba.

” Pada pemilu legislatif mulai dari 2009 hingga 2019, dia selalu menang, sehingga menjadi modal untuk meraih suara pada Pilkada mendatang,” ujarnya.

Data itu menyebutkan tiga kandidat Cabup Bulukumba yang pernah menjadi rival Hamzah Pangki di pemilihan legislatif. Mereka adalah, H Askar, Tomy Satria Yulianto dan Kahar Muslim. Dari ketiganya, perolehan suara Hamzah Pangki saat itu lebih besar.

Misalnya, pada Pemilu 2009, H Askar hanya memeroleh suara sebanyak 3.642. Dia dikalahkan oleh Hamzah Pangki yang juga berada di satu dapilnya (Gantarang-Kindang) dengan perolehan suara 3.818. Begitupun dengan Kahar Muslim yang berhasil meraih 3.675 melalui dapil yang berbeda.

Pada pemilu legislatif selanjutnya tahun 2014, hal yang hampir sama juga terjadi. H.Askar memperoleh 2.609 suara. Sementara Hamzah Pangki yang berada pada dapil yang sama memperoleh suara 2.899. Dan Tomy Satria Yulianto meraih 1.652 suara dan Kahar Muslim 2.531 suara di dapil berbeda.

Pengamat Politik UIN Alauddin, Firdaus Muhammad mengatakan bahwa torehan yang diraih para kandidat di Pilcaleg lalu, dapat menjadi modal sosial politik yang menjanjikan, jika para kandidat balon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba mampu mengelolanya dengan baik.

“Itu modal sosial politik yang menjanjikan jika dikelola secara baik. Meski bukan jaminan karena pemilih mudah berubah karena banyak faktor terutama ketokohan dan program, tetapi cukup kuat selama dirawat,” katanya, Selasa, (15/10) seperti Rilis yang diterima media ini.- *.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya