Matemija, Truk Menyemut di Tamalanrea

16 October 2019 10:43
Matemija, Truk Menyemut di Tamalanrea
Truk yang memuat tambang galuan C ini, selain memacetkan jalan, juga membuat polusi debu ditambah lagi rata-rata sopirnya itu ugal-ugalan.

 

BugisPos – Truk yang memuat tambang galian C membanjiri Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah warga yang akses jalannya dilalui truk tersebut.

Seperti yang dikeluhkan salah satu tokoh masyarakat Tamalanrea, Drs. Ramli Paki ketika ditemui BugisPos, Rabu (16/10/2019).

Dia mengeluhkan truk yang memuat tambang galuan C ini, selain memacetkan jalan, juga membuat polusi debu ditambah lagi rata-rata sopirnya itu ugal-ugalan.

“Pada zamannya Pak IAS (Ilham Arif Sirajuddin) dan awal pemerintahan Danny Pomanto, truk semacam itu baru beroperasi pada malam hari, tidak seperti saat ini, biar siang hari beroperasi mi,” keluhnya.

“Saya berharap agar Pemkot Makassar turun tangan, utamanya Dinas Perhubungan. Jangan sampai masyarakat pi yang bergerak baru diperhatikan,” cetusnya.

“Apa tommi dibuat pemerintah kalau hal semacam ini dibiarkan, ada pi korban lagi baru tegakkan aturan,” kuncinya.

“Sepengetahuan saya, aturan pelarangan truk beroperasi pada siang hari itu masih berlaku, kalau tidak salah Perwali nomor 94 tahun 2013, apakah ini sudah tidak dipakai lagi,” pungkasnya bertanya-tanya.

Berdasarkan penelusuran BugisPos, truk galian C ini, masuk melalui Moncongloe lalu berbelok kearah BTP dan sebagian lagi terus kearah daerah Katimbang. Sedangkan dari arah sebaliknya, truk yang sudah kosong bergerak dari arah Tallasa City masuk ke jalan BTP dan memenuhi jalan poros tersebut.- Awing/@ly –

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya