Gammara’na Air Terjun Leang Pa’niki

02 November 2019 21:52
Gammara’na Air Terjun Leang Pa’niki

 

BugisPos — Potensi wisata di Kabupaten Gowa memang seakan tiada habisnya. Inilah anugrah terindah dari Tuhan sekalian Alam untuk kabupaten BERSEJARAH ini.

Khususnya didataran tinggi memang banyak spot-spot wisata yang masih alami dan menyajikan pemandangan alam yang memanjakan mata bagi setiap pengunjungnya.

Gowa bukan hanya Malino, namun ternyata ada beberapa objek wisata yang masih belum banyak diketahui publik.

Salah satunya adalah Air Terjun Leang Pa’niki ( Gua Kelelawar) merupakan syurga tersembunyi di perbatasan Desa Buakkang dan Desa Rannaloe, Kecamatan Bungaya.

Dinamakan air terjun Leang Pa’niki karena di samping air terjun tersebut, terdapat gua yang dihuni kelelawar berukuran besar.

Di objek wisata ini, pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan dinginnya udara yang seakan mampu menenangkan jiwa-jiwa yang gunda gulana.

Di sana sudah disiapkan spot khusus untuk menikmati pemandangan alam.

Jika beruntung, anda juga bisa menikmati pemandangan berselimut awan, tak ubahnya seperti kita di Toraja.

Biasanya pemandangan seperti ini bisa dinikmati saat musim hujan tiba.

Untuk sampai ke tempat yang berada di dataran tinggi Kabupaten Gowa ini, kita butuh waktu sekitar -+ 1 setengah jam dari Makassar, dengan jarak tempuh sekitar 60 km.

Ada dua jalan alternatif yang bisa ditempuh. Pertama, jika anda biasa ke Malino, jika ke arah Malino lurus, maka untuk sampai ke wisata Leang Pa’niki Kecamatan Bungaya, anda bisa langsung belok kanan sebelum waduk Bilibili.

Dengan jalur aspal dan pendakian tajam, kira-kira sekitar sejam dengan menggunakan sepeda motor atau mobil, kita sudah sampai di desa buakkang (lokasi objek wisata).

Sementara untuk alternatif kedua, jika kita sudah terlanjur di Malino, maka bisa mengambil jalur langsung disana. Sebab antara Malino dengan Kecamatan Bungaya, sebenarnya berbatasan.

Dari perkampungan, ada sekitar 1 kilometer kita menyusuri jalan setapak, yang oleh desa setempat sudah dibuatkan akses jalan yang hanya bisa dilalui roda dua saja. Jadi bagi pemula ini sangat menguji nyali dan rasa penasaran akan keindahan.

Rustam Daeng Palallo yang juga wartawan BugisPos.com adalah salah satu warga Desa Buakkang Kecamatan Bungaya berharap, agar Pemkab Gowa dapat memberikan perhatian pada objek wisata Leang Pa’niki ini, sehingga warga Gowa dan Sul-Sel pada umumnya punya banyak alternatif wisata jika musim libur telah tiba. Ungkapnya.(R. Daeng Palallo)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya