Deteksi Dini ki Gangguan Mental Emosional di Koramil Gantarang

26 November 2019 10:28
Deteksi Dini ki Gangguan Mental Emosional di Koramil Gantarang

 

BugisPos.- Kegiatan deteksi dini PTM/Penyuluhan, Deteksi Dini Gangguan Mental Emosional, dilakukan Senin (25/11) kemarin di Makoramil 1411-01 Gantarang, oleh Puskesmas Ponre Kec.Gantarang Kab. Bulukumba.

Kegiatan tersebut diikuti 23 orang peserta masing masing 16 oran personel TNI Koramil 1411-01/Gk dan 7 orang pemeriksa Puskesmas Ponre, dihadiri Pelda A.Hamsir (Danpos Kindang Ramil 1411-01/Gk), Hasmaeka, S.Km daru Puskesmas Ponre bersama sejumlah personilnya.

Dandim 1411 Bulukumba Letkol Arm.Joko Troyanto, S.Pd kepada BugisPos.com, Selasa (26/11) menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kerjasama antara Puskemas Ponre dengan jajaran Koramil 1411-01/Gantarang.

Menurutnya, kesehatan mental merupakan hal sama pentingnya dengan kesehatan fisik bagi manusia. Sehatnya mental seseorang, kata Dandim Bulukumba, maka aspek kehidupan yang lain dalam dirinya akan bekerja secara lebih maksimal.

” Kondisi mental yang sehat tidak dapat terlepas dari kondisi kesehatan fisik yang baik,” katanya.

Kegiatan yang dilaksanakan berupa pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan kolestrol dan deteksi dini ganggun mental emosional pada usia produktif

Kesehatan mental yang baik untuk individu, kata Dandim 1411 Bulukumba, merupakan kondisi dimana individu terbebas dari segala jenis gangguan jiwa, dan kondisi dimana individu dapat berfungsi secara normal dalam menjalankan hidupnya khususnya dalam menyesuaikan diri untuk menghadapi masalah-masalah yang mungkin ditemui sepanjang hidupnya.

Menurut WHO, kesehatan mental merupakan kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang di dalamnya terdapat kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta dikomunitasnya.

Dewasa ini masalah kesehatan jiwa semakin mendapat perhatian masyarakat dunia. Satu atau lebih gangguan jiwa dan perilaku dialami oleh 25% dari seluruh penduduk pada suatu masa dari hidupnya. World Health Organization (WHO) menemukan bahwa 24% pasien yang berobat ke pelayanan kesehatan primer memiliki diagnosis gangguan jiwa.

Gangguan jiwa yang sering ditemukan pada pelayanan kesehatan primer antara lain adalah depresi dan cemas, baik sebagai diagnosis tersendiri maupun komorbid dengan diagnosis fisiknya.- Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya