Personil Kodim Bulukumba Ikut ki Penyuluhah UU ITE dan Bahaya Paham Radikalsme

02 December 2019 17:33
Personil Kodim Bulukumba Ikut ki Penyuluhah UU ITE dan Bahaya Paham Radikalsme

BugisPos.- Sedikitnya 180 orang Personil Kodim1411 Bulukumba bersama anggota Persit KCK , Senin (2/12) mengikuti penyuluhan terpadu dalam rangka Sosialisasi UU ITE dan bahaya paham Radikalisme di satuan jajaran Korem 141/ TP Tahun 2019, di aula terbuka Kodim 1411 Bulukumba oleh tim Kumrem 141/Tp.

Tim  penyuluh hukum dan Bintal Korem 141/Tp masing masing  Mayor CHK Darwis ( Kakum Rem 141/ TP), Lettu Inf Yapet ( Paur Bintal Rem 141/ TP), Serka Bagus Wicaksono ( Ba Kum Rem 141 / TP) dan Kopda Ansar. Dan kegiatan tersebut juga dihadiri  Kasdim 1411 /Blk
Mayor Inf Kamaluddin Samad,
Lettu Inf Bakri ( Pasi Intel Kodim 1411/ Blk), Kapten Arh Sahabuddin ( Wa Pasi Ops Kodim 1411/ Blk ), Kapten Arm Andi Irvam B ( Pasi Pers Kodim 1411/ Blk ), Kapten Inf Sayuti ( Pasi Ter Kodim 1411/ Blk ), Lettu Inf Andi Mapparanru ( Pasi Log Kodim 1411/ Blk ),  Lettu Inf H. Abd Jabaar ( Dan Unit intel Kodim 1411/ Blk.
Kapten Arh Muh Hanafi ( Danramil 1411-04 / Ujung bulu ), Kapten Inf Sudirman ( Danramil 1411-01 / Gangking ), Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Dim 1411/Blk  Nyonya Anita Purnamaningsi, pengurus dan 50 Orang perwakilan ibu Persit.

Dihadapan peserta, tim  prnyuluh memaparkan tentang paham radikalisme dan Undang-undang ITE. Menurut tim, ada segelintir dari orang yang mempunyai pemahaman berbeda, yang mempunyai fanatisme berlebihan, sehingga ajaran-ajaran agama maupun aliran-aliran kepercayaan yang mereka anut,  menjadi berlebihan dan aplikasi mereka pada  kehidupan sehari-hari menjadi berlebihan.

Dia mencontohkan,  pemahaman tentang jihad. ” Jihad itu tidak selalu berkonotasi dengan perang,” katanya.

Secara garis besar, kata tim,  Jihad itu artinya kita bekerja dan berjuang dijalan yang benar. Mencari nafkah itu termasuk jihad, ibu-ibu melahirkan itu juga termasuk jihad.

Untuk itu, kata dia, hal ini perlu disampaikan kepada semua prajurit TNI tak terkecuali personel yang ada di Kodim 1411/Blk.

“Belajarlah agama yang betul, ini khususnya saya contohkan agama saya sendiri yaitu Islam, karena banyak adik-adik kita yang salah mengartikan pengertian dari jihad itu sendiri. Sehingga mereka salah dalam menerapkan ajaran tersebut dan timbullah dari itu paham radikalisme,” katanya.

Hal ini, pesan tim, harus segera dipagari atau dibentengi terutama kepada anak-anak dan keluarga dari paham-paham yang mengarahkan mereka pada perbuatan yang tidak bagus dan fanatisme yang berlebihan, agar terhindar dari paham-paham radikalisme.

Selanjutnya terkait, Undang-undang ITE, Mayor Chk Darwis SH. mengemukakan ada beberapa ST KASAD yang berisikan tentang bijak dalam bermedsos, salah satunya adalah mencegah anggota keluarga TNI untuk tidak mengomentari, menyukai, kemudian memfollow atau mengikuti akun-akun dan konten-konten yang berseberangan dengan pemerintah.

“Saya harapkan anggota Kodim 1411/Blk dan ibu-ibu Persit tetap bijak dalam bermedsos, agar tidak ada permasalahan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga,” katanya, demikian rilis disampaikan Dandim 1411 Bulukumba Letkol.Arm.Joko Triyanto kepada awak media ini.- Suaedy.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya