Ust.Yusuf Shandy Paparkan ki Keteladanan Nabi Muhammad SAW

04 December 2019 15:15
Ust.Yusuf Shandy Paparkan ki Keteladanan Nabi Muhammad SAW

 

BugisPos.- Pengajian rutin bulanan Pemkab Bulukumba melalui Bagian Kesra, Rabu (4/12) sekaligus bagian akhir kegiatan tersebut tahun anggaran 2019, digelar di ruang pola kantor Bupati .

Pengajian tersebut dibuka Kabag Kesra Setda Bulukumba Hj.Darmawati,SE dan tampil menyampaikan materi ceramah agama Ketua BAZNAS Kabupaten Bulukumba Ust.H.M.Yusuf Shandy. LC

Dihadapan jamaah, Yusuf Shandy menyampaikan, setiap aspek kehidupan Rasulullah SAW telah memberikan keteladanan kepada kita semua, termasuk dalam menjadikan rumah kita sebagai Surga bagi seluruh anggota keluarga yang terdapat di dalam dan sekitarnya.

Dengan gayanya yang khas, Ust.Yusuf dalam ceramahnya juga mengulas kisah tentang sikap dan pola Rasulullah SAW dalam memperlakukan anak-anak dengan ramah, akrab dan penuh kasih sayang.

Ustadz muda ini bercerita, sekali waktu Rasulullah SAW, makan bersama sahabat lainnya, tiba-tiba seorang anak datang ingin mengambil makanan. Rasulullah SAW menyambut kedatangan anak tersebut dengan baik, akrab dan sapaan yang indah.

Nabi Muhammad SAW tidak menegur apalagi memarahinya, Rasulullah SAW lalu berkata padanya, “Bacalah Basmalah dan makanlah dengan tangan kanan,” seru Rasulullah SAW terhadap anak tersebut.

Lebih jauh ia menguraikan beberapa dalil dari Al-Quran dan aLAl Hadits tentang pentingnya mendidik anak dengan cinta dan kasih sayang, antara lain Sabda Rasulullah SAW, “Siapa yang tidak menyayangi orang lain maka ia tidak disayangi.”

Kemudian Rasulullah SAW juga bersabda, “Bukan dari golongan kami orang yang tidak menghormati orang yang lebih besar (dewasa) dan tidak pula menyayangi anak-anak kami.”

Pada bagian akhir ceramahnya ia menyebutkan tiga kesimpulan penting terkait dengan pembinaan anak. Pertama, boleh memarahi anak, tapi jangan membuatnya terluka dalam hatinya, apalagi membuatnya takut, karena akan berakibat pada rendahnya kepercayaan diri anak dalam bergaul dan melakukan kreatifitas.

Kedua, perhatian dan kasih sayang itu adalah kebutuhan semua orang. Jika pasangan dan anak-anak tidak mendapatkannya di rumah, maka ia akan mencarinya di luar rumah. Inilah yang membuat anak nakal, bandel dan bikin keributan di luar rumah, termasuk mencari perhatian dari lawan jenisnya dengan berpacaran.

Ketiga, buatlah rumah itu bagaikan surga bagi para penghuninya walau rumahnya sederhana. Dengan saling memuliakan, saling memperhatikan, saling menyayangi, dan saling memaafkan satu sama lain, maka akan tercipta surga dalam rumah. Rumah yang dipenuhi dengan amarah, benci, dan kekerasan, akan tampak bagaikan neraka. Rumah neraka akan melahirkan “generasi Iblis.”

Sekadar diketahui, pada pengajian tersebut hadir Kepala Bagian Kesra bersama jajaran, perwakilan tiap OPD, Pemerintah kecamatan dan Kelurahan, serta para anggota majelis taklim yang terdapat di Gantarang dan Ujungbulu.- Suaedy.-

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya