Mahasiswa Penjelajah Kampus Akhirnya Sarjana Raih ki IPK Tertinggi

11 December 2019 14:43
Mahasiswa Penjelajah Kampus Akhirnya Sarjana Raih ki IPK Tertinggi
Rahman Rumaday.

 

BugisPos — Menjadi seorang Mahasiswa tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi setiap orang. Bangga karena bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dan setiap orang tentu punya kisahnya masing-masing dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. Tak terkecuali, Rahman Rumaday.

Laki-laki yang akrab disapa Bang Maman ini punya cerita unik dari pengalamannya menjalani kehidupan kampus.

Sempat berpindah- pindah kampus membuatnya dijuluki mahasiswa penjelajah bahkan kerap mendapat protes dari orang-orang terdekatnya. Namun bagi Rahman, ini adalah sebuah pencarian.

Betul saja, pencariannya berakhir di Universitas Pancasakti Prodi Ilmu Pemerintahan jurusan yang menurutnya sejalan dengan apa yang digeluti sehari, Baru- baru ini, Rahman berhasil menyelesaikan gelar sarjananya dengan predikat cumlaude dan terpilih menjadi lulusan terbaik. Prestasi yang membanggakan.

Tidak heran ketika ia disematkan lulusan terbaik, Laki-laki yang lahir 4 Agustus 1986, ini memang terkenal aktif mengikut kegiatan dan organisasi. Sejak SMA dia sudah terlibat aktif dalam beberapa organisasi dan sering diamanahkan menjadi pemimpin dalam tim.

Begitupun saat menjadi mahasiswa, Rahman aktif mengikuti berbagai kegiatan kampus dan organisasi di kampus.

Dia juga mendirikan Komunitas Anak Pelangi sebagai wadah belajar dan pengembangan bagi anak-anak kurang mampu yang sudah berjalan sembilan tahun.

Tidak hanya itu, Rahman juga dikenal sering menghadirkan solusi kepada teman-temannya sesama mahasiswa dan selalu menjadi pelopor dengan inovasi yang dia berikan.

Meski berpindah-pindah kampus dan punya segudang kegiatan, Rahman bisa membuktikan diri menjadi yang terbaik dan selesai tepat waktu.

Menurut pengakuan dari beberapa temannya kalau dia itu ibarat “terang dalam kegelapan” tidak pernah tidak ada solusi kalau kami minta solusi dari dia baik yang berhubungan dengan perkuliahan maupun permasalahan lainnya dan dia itu enak di ajak diskusi bahkan teman-teman kami yang kami kenal di kampus lain ketika kami ceritakan tentang kak maman mereka penasaran dan ingin ketemu dan ajak diskusi dengannya, itu kak maman kayak tidak habis idenya bahkan kami pernah sampai menangis karna tempaan skripsi dari penguji dia datang duduk dekat kami seketika itu kami tersenyum dan merasa lega dan tercerahkan tiba-tiba pokoknya selalu mendapat jalan keluar kalau adami kak maman. Dia pernah mendampingi kami kerja skripsi sampai tengah malam.

Penulis : Rezky Amalia Syafiin. SH.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya