Pencopotan Direksi Perusda Bukan Perintah Gubernur Tauwwa

12 December 2019 18:10
Pencopotan Direksi Perusda Bukan Perintah Gubernur Tauwwa
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, DR And. Hayat Gani.

 

BugisPos — Dalam tiga hari ini ramai diperbincangkan soal pencopotan Direksi pada tiga Perusda di Kota Makassar, yakni Direksi PD Pasar Makassar Raya, PD Parkir, dan PD Terminal.

Direksi yang dicopot adalah Direktur Utama, Direktur Umum, dan Direktur Operasional.

Dengan demikian, praktis yang dicopot jabatannya sebanyak 9 orang.

Pernyataan pihak Balai Kota menyebutkan, mereka bukan dicopot tetapi diberhentikan karena memang sudah berakhir masa jabatan mereka.

Padahal mereka baru menjabat dua tahun. Sesuai Perda, masa jabatan Direksi Perusda adalah empat tahun.

Dengan demikian, sebenarnya sisa masa jabatan Direksi di tiga Perusda ini, masih tersisa dua tahun lagi.

Atas pencopotan tersebut, beredar luas kabar di masyarakat, bahwa pencopotan tersebut adalah atas perintah gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Logikanya memang setiap langkah kebijakan Pj Walikota Makassar, harus atas sepengetahuan atau atas perintah gubernur.

Tetapi kabar kabar tersebut dibantah oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, DR And. Hayat Gani.

Hayat Gani yang dikonfirmasi BugisPos.com Rabu, 12/12/19 mengatakan : “Pak gubernur tidak mengarah ke hal seperti itu. Tapi biar saya cek dulu ke beliau”
Selanjutnya, beberapa saat kemudian, Hayat Gani menyampaikan ke BugisPos.com, bahwa benar gubernur tidak pernah memerintahkan Pj Walikota mencopot Direksi pada tiga Perusda tersebut.

Pj Walikota DR Iqbal Suhaeb yang dikonfirmasi BugisPos.com atas pencopotan Direksi tersebut, hingga berita dipublis, belum menjawab pertanyaan Wartawan BugisPos.com.
Sekda Makassar Ir.Muh Ansar yang dikonfirmasi via WA, juga belum memberi jabawan. (Adhy)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya