HTTP Status[404] Errno [0]

Outlook Tahun 2020 Reorientasi Pembangunan Infrastruktur di Sulsel

21 December 2019 14:07
Outlook Tahun 2020 Reorientasi Pembangunan Infrastruktur di Sulsel
Andi Hasdullah

Oleh :
Ir.H.A.Hasdullah,MSi

BugisPos — Reorientasi infrastruktur terkoneksi dan terintegrasi di Sulsel pilihan adalah strategis, terutama untuk ekonomi dan parawisata di Sulawesi Selatan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dibawah komando gubernur Nurdin Abdullah mengusung salah satu program unggulan terutama pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, rumah sakit regional dan fasilitas umum lainnya.

Hal itu tergambar dalam APBD Pemprov Sulsel baik itu APBD 2019, maupun dalam APBD 2020.

Kebijakan prioritas infrastruktur disulsel dibawah kepemimpinan Nurdin Abdullah adalah pilihan prioritas yang sangat strategis terutama untuk percepatan ekonomi rakyat dan juga untuk mendorong pengembangan destinasi wisata yang maju di Sulsel.

Apa yang dilakukan gubernur itu adalah reorientasi pembangunan infrastruktur jalan terkoneksi dan terintegrasi itu merespon kondisi jalan kita yang penanganannya parsial, tak seimbang kondisi jalan nasional, provinsi dan kabupaten secara umum jalan nasional dan jalan provinsi kondisi relatif baik, tapi sebagian besar jalan kabupaten dan desa masih relatif kurang baik dan terbatas sehingga jalur distribusi produksi pertanian bernilai ekonomi tinggi dan harga ditingkat petani rendah- sehingga kebijakan reorientasi terkoneksi itu menjadi pilihan yang sangat tepat.

Permasalahan yang terjadi kenapa tak tersedia infrastruktur jalan jalur distribusi dari pusat produksi pertanian di pelosok daerah itu karena keterbatasan dana kabupaten/kota untuk membangun jalan kabupaten kota dan desanya.

Gubernur NA memilih solusi dengan gelontorkan dana bantuan daerah bahawan kabupaten kota untuk mengatasi keterbatasan dana kabupaten kota tersebut, data yang ada itu dana bantuan Pemprov Sulsel ke kabupaten kota untuk tahun 2019 sebesar 300 milliar dan tahun 2020 naik menjadi sekitar 500 miliar.

Tidak hanya sampai disitu Pemprov Sulsel juga terus merancang dan kembangkan dan membuka jalan baru seperti rancangan poros buah ke Tator- poros Pangkep ke Bone, jalur jalan ini akan memperdek jarak tempuh dan kemacetan diruas jalan yang digunakan saat ini- disitu juga akan terjadi efesiensi dan berkorelasi langsung dengan daya saing produksi dan tentu juga penguatan ekonomi rakyat di Sulsel.

Lalu kemudian yang kedua adalah reorintasi pembangunan infrastruktur yang terintegrasi itu menekankan infrastruktur yang berdampak terhadap sektor lain misalnya membangun destinasi parawisata disitu bagaimana membangun jalan yang mantap menuju lokasi wisata, bagaimana disitu ada hotel dan home stay yang representatif, disitu ada kios kuliner yang khas, daya tarik wisata yang berkesan yang tak ditemukan dilokasi yang lain, artinya pendekatan terintegrasi dengan semua pihak menjadi satu jawaban dan OPD Pemprov itu tidak lagi bekerja sendiri tapi bekerja sebagai tim, berkolaborasi dan bersinergi satu dengan lainnya

Pada tahun 2020 Pemprov Sulsel dengan melihat postur APBD 2020 dan diretcing gubernur NA akan fokus pada infrastruktur jalan, rumah sakit regional, rast area, renovasi stadion Mattoangin dan sejumlah infrastruktur lainnya serta psnguatan upaya penguatan hilirisasi pertanian dan tentu semua ini akan berdampak langsung terhadap ekonomi daerah dan parawisata sertan kemajuan dan kesejahtraan rakyat di Sulsel.

Tentu semua stake holder dan pemangku kepentingan diharapkan akan melakukan penguatan kolaborasi dan sinergitas untuk membumikan program-program unggulan yang berujung pada kerja nyata yang dampaknya dirasakan seluruh rakyat Sulawesi Selatan.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya