Didemo ki Bank Mandiri Sidrap

06 January 2020 15:43
Didemo ki Bank Mandiri Sidrap
Dalam aksi unjuk rasa ini, ratusan massa yang mengepung Bank Mandiri berteriak untuk meminta pihak Bank Mandiri mengembalikan uang milik nasabah, H Podda.

 

BugisPos — Ratusan warga mendatangi Kantor Bank Mandiri Cabang Sidrap berunjukrasa mempertanyakan kejelasan uang milik nasabah Bank Mandiri, H Podda yang hilang sebesar Rp2 Miliar, Senin, (6/1/2020).

Dalam aksi unjuk rasa ini, ratusan massa yang mengepung Bank Mandiri berteriak untuk meminta pihak Bank Mandiri mengembalikan uang milik nasabah, H Podda.

Massa dikoordinir oleh H Podda, salah satu nasabah Bank Mandiri yang uangnya hilang ditilep sang karyawan Bank Mandiri.

Koordinator lapangan, Allin, mengatakan aksi unjuk rasa yang dilakukan ini bermaksud meminta kejelasan dari pihak Bank Mandiri terkait pengembalian uang milik H Podda yang hilang.

Tuntutan yang lain, yakni meminta ketegasan pihak Bank Mandiri memberikan ruang dan transparansi terkait pengembalian uang milik nasabah.

Untuk itu, kata Allin, polisi harus memfasilitasi untuk bertemu kepada pihak Bank Mandiri karena nasabah sangat membutuhkan transparansi.

Ia mengaku, pihak bank mandiri tidak pernah terbuka kepada nasabah, terutama H Podda yang kehilangan dana sekitar Rp2 miliar.

Sementara Andi Samsul Bahri Takko, mengatakan pihak pimpinan Bank Mandiri Cabang Sidrap pernah akan mencairkan dana nasabah paling lambat dua bulan kedepan.

“Namun jika dalam waktu dua bulan dana ini, pencairan belum dilakukan, maka kami akan datang dengan jumlah massa yang lebih besar lagi,” katanya.

Sementara Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono, dari kesepakatan antara pengunjuk rasa dengan Bank Mandiri, pihak Bank akan melakukan audit uang nasabah satu bulan kedepan.

“Nanti ada informasi aktual tentang pengembalian uang nasabah yang hilang ini, Bank Mandiri Cabang Sidrap akan melakukan transaksi pencairan terhadap nasabah yang hilang,” katanya.(Suriady)

Editor : 094

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya