AH : Rumah Tangga dan Sekolah Memilah Sampah ki

12 January 2020 09:48
AH : Rumah Tangga dan Sekolah Memilah Sampah ki
Andi Hasdullah di ruang PKM Kecamatan Manggala.

BugisPos — Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulsel Ir. H. Andi Hasdullah, M.Si mengajak masyarakat untuk menghadirkan rumah tangga dan sekolah ramah lingkungan di Sulsel.

Hal ini diungkapkan pada acara launching sekolah sampah Unibos di Kecamatan Manggala Makassar, Minggu (12/01/2020)

Menurut Hasdullah, pengelolan sampah rumah tangga menjadi suatu tantangan tersendiri karena sesungguhnya volume sampah terbanyak itu adalah sampah rumah tangga (non point resource) hasil survey menunjukkan produksi sampah perorang itu sebesar 0.8 kg perhari sehingga pengelolaan sampah rumah tangga harus menjadi perhatian kita bersama.

“Pengelolaan sampah rumah tangga dengan cara 3 R yaitu reuse, reduce dan recycle dalam rumah tangga itu seharusnya menyediakan 2 tempat sampah satu untuk sampah organik dan satu lagi sampah non organik, yang organik itu bisa digunakan kembali (reuse), sedangkan yang non organik bagaimana bisa dikurangi (reduse) lalu berikutnya adalah jenis sampah yang bisa di daur ulang (recycle),” ungkap Hasdullah

“Pengelolaan sampah rumah tangga diperlukan pemilahan dan pengolahan sebelum di teruskan ke TPA dan secara terus menerus dilakukan edukasi publik sehingga berdampak pada prilaku 3 R itu lalu kemudian lahir partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan setelah masyarakat merasakan manfaatnya maka pengelolaan sampah ramah lingkungan itu menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat kita,” jelasnya.

Lanjut Hasdullah berharap masyarakat dapat menghadirkan rumah tangga yang ramah lingkungan, antara lain membuat geopori lubang peresapan air, menghijaukan tanam pohon yang bermanfaat dan suasana asri back to nature dipekarangan rumah.

“Saya kira ini yang penting tidak boleh kita berhenti terus mengingatkan mengedukasi masyarakat bagaimana peduli sampah, peduli dan menghadirkan lingkungan yang sehat karena ujungnya akan memberikan rasa nyaman jika lingkungan hidup kita jaga dengan baik,” pesannya.

Hasdullah juga berharap pengelolaan sampah di sekolah terus digalakkan oleh para kepala sekolah dan menjadikan sekolah sebagai model pengelolaan sampah dan penghijauan dan kebersihan sekolah dapat dicontoh oleh masyarakat sekitarnya, dampak lain adalah menanamkan peduli lingkungan pada anak usia.sekolah sehingga lahir generasi relawan lingkungan.

“Program ini kita sebut Adiyasa Pengelolaan Lingkungan Sehat di Sekolah, tidak hanya itu dampak lainnya adalah memberikan lingkungan rasa nyaman, aman, segar dan sehat sehingga proses belajar dan mengajar menjadi lebih berkualitas karena didukung dengan lingkungan belajar yang ramah lingkungan,” tambah Mantan Kadis Kominfo penyabet dua penghargaan nasional ini.

“Sekarang ini sampah rumah tangga khususnya sampah daur ulang itu sudah berharga dapat dijual dan dijemput sendiri pembelinya untuk memudahkan dan market sampah daur ulang itu bisa menggunakan aplikasi mall sampah (MS) please downlod di Playstore dan Ios,” pesannya.

“Sekali lagi kita mengajak publik untuk terus berkontribusi terhadap lingkungan hidup kita yang baik dan itu bisa kita capai kalau kita bergerak secara bersama- sama,” tutup Hasdullah.

Sumber : AH (DLH)
Editor : One

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya