Gubernur Sulsel Kunjungi ki Daerah Bencana

14 January 2020 10:01
Gubernur Sulsel Kunjungi ki Daerah Bencana
Nurdin Abdullah memberi sambutan di Kecamatan Soppeng Riaja.

 

BugisPos — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ditemani oleh beberapa pejabat pemprov mengunjungi 4 daerah atau kabupaten yang kena dampak banjir disertai angin kencang. Kabupaten yang dikunjungi adalah Kabupaten Barru, Kota Pare pare, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Soppeng.

Daerah pertama yang dikunjungi gubernur adalah Kabupaten Barru. Sebelum Gubernur Nurdin Abdullah bertolak ke kantor Kecamatan Soppeng Riaja untuk menyerahkan bantuan, Gubernur terlebih dahulu melayat di rumah orang tua korban yang beralamat di Kelurahan Takkalasi Kecamatan Balusu Kabupaten Barru pada hari Senin (13/1/2020).

Rapik usia 8 tahun meninggal dunia lantaran banjir setinggi dada, jasadnya baru dapat ditemukan setelah air surut. Orang tua korban sangat sedih lantaran dia bersama dengan anaknya pada saat hujan yang kebetulan pada saat itu Rapik naik sepeda.

Bupati Barru Suardi Saleh terlebih dahulu melaporkan kepada Gubernur kronologi musibah ini, Suardi Saleh mengatakan, bahwa banjir dan angin kencang melanda wilayah Barru mulai tanggal 05-12 Januari.

Suardi Saleh mengungkapkan banjir dan angin kencang melanda wilayahnya dalam beberapa hari terakhir. Terhitung sejak 5-12 Januari, banyak kerugian yang dialami warga. Mulai dari rumah rusak, hingga korban meninggal dunia.

Ditambahkan, bahwa jembatan gantung Kiru Kiru yang terputus karena tergerus sungai kerugian ditaksir Rp.197.824.000 juta.
Pasar Takkalasi rusak berat diperkirakan kerugian sekitar Rp. 200 juta.

Angin kencang merusak beberapa rumah adapun rincian rusak yaitu,
2 buah rumah rusak berat
35 buah rumah rusak sedang
176 buah rumah rusak ringan

Bupati Barru menambahkan ada 3 kecamatan yang dilanda banjir disertai angin kencang di antaranya,
Kec. Soppeng Riaja
Kec. Balusu
Kec. Malusetasi

Gubernur Nurdin Abdullah sebelum memberikan arahan terlebih dahulu memberikan bantuan beras secara simbolis sebanyak 2 ton, pakaian layak pakai, makanan balita, dapur umum dan sejumlah logistik lainnya.

Gubernur NA dalam arahannya mengatakan kita harus cepat dalam penanganan tanggap darurat, Pemprov akan memberikan bantuan uang tunai sesuai dengan kebutuhan. Gubernur berharap, untuk menyelesaikan dampak banjir ini, Pemprov Sulsel dan Pemkab Barru harus berkolaborasi menyelesaikan tanggap darurat ini emprov siap membantu.

“Kebetulan saya ditemani Kaban BPKD pak Junaedi, silakan berkonsultasi mengenai dana bantuan tanggap darurat dari pemprov,”

Gubernur NA menambahkan, bahwa banjir disamping fenomena alam juga diakibatkan alih fungsi lahan, sebagai contoh di Jakarta yang tadinya ada tanah resapan air, karena penduduk terus bertambah, maka lahan itu dijadikan pemukiman, villa dan sebagainya, sehingga tidak ada lagi resapan air.

Jadi kita mohon kepada Perkopimda untuk mengawal ini Dinas kehutanan, pemerintah harus hadir. Setiap tahun kita lakukan konservasi, tapi tetap juga banjir. Walaupun di hilir kita jaga, tapi di hulu kita abaikan, maka itu akan sia sia.
Kita harus ambil langkah cepat untuk mengatasi hal ini. Bupati, Kajari,Kapolres, Dandim harus sinergi. Harapnya.

Di Pare pare Gubernur NA memberikan arahan

Gubernur Nurdin Abdullah didampingi Walikota Pare pare

Di Pare pare Gubernur Nurdin Abdullah dan rombongan diterima Walikota Pare Pare Taufan Pawe.

Dalam penjelasannya Taufan Pawe menyampaikan kepada Gubernur tentang kerugian yang diakibatkan hujan keras yang disertai angin kencang.

Kec.Bacukiki
22 buah rumah rusak berat
25 buah rumah rusak sedang
22 buah rumah rusak ringan

Kec.Bacukiki barat
105 buah rumah rusak berat
24 buah rumah rusak sedang
198 buah rumah rusak ringan

Kec. Soreang
44 buah rumah rusak berat
144 buah rumah rusak sedang
138 buah rumah rusak ringan

Kec.Ujung
66 buah rumah rusak berat
60 buah rumah rusak sedang
81 buah rumah rusak ringan

Jumlah total,
237 buah rumah rusak berat
283 buah rumah rusak sedang
439 buah rumah rusak ringan.

Di Parepare Gubernur Nurdin Abdullah memberikan bantuan yang sama, Gubernur berjanji siap berkolaborasi dengan Pemerintah Parepare, dan diminta kepada Kapolres dan Kajari untuk mengawal bantuan tanggap darurat ini.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya