Andi Tajerimin Nur Siapkan ki Langkah Strategis

14 January 2020 19:01
Andi Tajerimin Nur Siapkan ki Langkah Strategis
Calon Bupati Maros, Andi Tajerimin Nur.

BugisPos — Bakal Calon Bupati Maros, Andi Tajerimin Nur menyiapkan sejumlah langkah-langkah strategis dalam tata kelola atau manajemen air untuk mengatasi persoalan kekeringan ketika musim musim kemarau tiba juga persoalan banjir ketika musim hujan tiba.

“Manajemen tata kelola air adalah hal fundamental bagi sebuah daerah, ketika musim kemarau tiba maka muncul persoalan di Kabupaten Maros yakni kekeringan, pun ketika musim hujan tiba maka muncul persoalan juga yaitu banjir”, katanya, selasa (14/01/2020).

Setidaknya ada 4 Kecamatan yang sering mengalami masalah kekeringan jika musim kemarau tiba, yaitu Marusu, Maros Baru, Lau dan Bontoa, bahkan jika kemarau berkepanjangan maka semua keamatan akan terkena dampak kekeringan, namun jika musim hujan tiba maka banjir bisa melanda seluruh kecamatan di Maros, ujar Wakil Bendahara Partai Golkar Sulsel.

Kerugian materil maupun non materil sangat besar akibat banjir ini, petani sawah dan petani tambak merugi total karena lahan pertanian mereka dilanda banjir, belum lagi fasilitas seperti rumah, fasilitas ibadah, kendaraan (Mobil, Motor), kantor-kantor pemerintah yang rusak akibat banjir, dan jika ditotal maka kerugian yang diakibatkan oleh Banjir ini bisa setara dengan APBD Maros yang jumlahnya kurang lebih 1,5 Triliun.

Akar persoalannya adalah manajemen tata kelola air, di hulu sudah terjadi penggundulan hutan yang sangat massif untuk aktifitas tambang dan pembukaan lahan pemukiman, karena itu dibutuhkan ketegasan dan penegakan hukum terkait hal tersebut, hutan-hutan harus dihijaukan kembali, masyarakat harus terus di edukasi agar tidak mudah membuka lahan-lahan baru atau menjual lahan kepada para pengembang dan lain sebagainya.

Selanjutnya, untuk ketersediaan air bersih, kita perlu merevitalisasi dan membangun kembali bendungan-bendungan yang ada misalnya, bendungan di Bantimurung dan di Lekopaccing, serta membangun bendungan-bendungan baru, serta mencari sumber-sumber air baru disetiap Kecamatan, mendorong desa-desa membangun embung melalui dana desa.

“Kami berencana membangun kolam penampungan air yang repsentantif yang cukup luas untuk menampung dan mengelola air hujan menjadi air bersih untuk keperluan sehari-hari dan pertanian”, tambahnya.

Selanjutnya, jika kami dipercaya masyarakat Maros memimpin daerah ini maka yang menjadi fokus kami adalah melakukan negosiasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk mengambil alih secara total pengelolaan dan pemanfaatan Bendungan Lekopaccing yang ada di kecamatan Tanralili, tandas Calon Bupati Maros yang digadang-gadang mengendarai Partai Golkar Maros.

Kami juga akan melakukan negosiasi dengan pihak PT. Semen Bosowa Maros dan perusahaan-perusahaan lain yang selama ini memanfaatkan air Bantimurung agar mencari sumber air sendiri sehingga air Bantimurung bisa secara optimal dipergunakan untuk masyarakat Maros.

“Terakhir adalah revitalisasi dan pembangunan irigasi yang baik agar suplay air kelahan-lahan pertanian menjadi lancar, dengan begitu maka masyarakat petani bisa terus bertani tanpa ada kendala ketersediaan air”, tutupnya.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya