Haris : Keliru ki Unhas, Pegawai BPK jadi Ketua Pokja Tender

15 January 2020 06:26
Haris : Keliru ki Unhas, Pegawai BPK jadi Ketua Pokja Tender
Abd. Haris

 

BugisPos — Mencuatnya kasus tender proyek Cleaning Service di Rumah Sakit Unhas Tamalanre senilai Rp.4.250.009.995 milyar yang kemudian menempatkan PT. Riztechindo sebagai pemenang, ceritanya ternyata makin panjang setelah mendapat sanggahan dari PT. Arita Fatra Nusantara.

Perusahaan ini menolak tegas persyaratan panitia yang mewajibkan peserta tender harus punya rekening koran minimal senilai Rp.2.280.000.000 milyar.

Menaggapi hal itu, Abd. Haris, ketua DPP APLINDO (Asosiasi
Perusahaan Klining Service Indonesia) Sulbar yang mantan ketua DPP APLINDO Sulsel ini kepada BugisPos via WhatsApp, Selasa, 14/1/2020, mengatakan, seharusnya universitas terbesar di Indonesia Timur ini menjadi contoh yang baik, termasuk contoh yang baik dalam pelaksanaan lelang proyek.

Namun faktanya, kata Haris, aturan yang dibuat panitia tender di Unhas justeru menyimpang dari aturan yang ada. Mana ada lelang proyek yang mempersayaratkan pihak ketiga harus punya uang kes di bank setengah dari nilai proyek. Itu aturan dari mana.

Haris dengan gamblang mengungkapkan, dirinya heran atas langkah yang ditempuh Unhas ini. Dikatakan, kekeliruan tersebut mungkin saja terjadi karena Unhas menggunakan orang luar menjadi ketua Pokja Tender Pengadaan Jasa Cleaning Service Rumah Sakit Unhas.

Ditanya siapa dimaksud orang luar itu, Haris mengatakan yang jadi ketua Pokja itu adalah pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang konon diperbantukan di Unhas.

Haris menegaskan ; Unhas ini adalah univeritas negeri terbesar di Indonesia Timur, yang tentunya memproduksi orang-orang hebat dan cerdas, mengapa lantas dalam mengelola lelang proyek saja justeru menggunakan tenaga yang bukan orang Unhas.

Dan malah bermasalah pula. Ada apa ini sebenarnya. Yang jelas dengan menggunakan orang luar itu adalah suatu kekeliruan. Harus diperbaiki segera, agar peleksanaan lelang proyek berikutnya bisa kembali normal sesuai aturan yang berlaku.

Kasihan pengusaha jasa klining servis yang masuk Unhas lainnya yang dirugikan.

Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A yang dikonfirmasi BugisPos.com via WA sejak pemberitaan sebelumnya tentang masalah ini, sampai berita ini dipublis, belum juga memberikan penjelasan yang diperlukan

Penerus : adhy

Editor : Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya