Tauwwa, Mahasiswa Mega Rezky Makassar Memberi Edukasi PHBS

18 January 2020 17:41
Tauwwa, Mahasiswa Mega Rezky Makassar Memberi Edukasi PHBS
Mahasiswa Fakultas Farmasi, Teknologi Rumah Sakit dan Informatika, Universitas Mega Rezky Makassar, di SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Makassar, pada Sabtu, (18/01/2020).

BugisPos — Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting dilakukan sejak dini melalui proses pembiasaan. Pemahaman tentang PHBS ini diberikan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi sederhana tapi dapat dilaksanakan oleh anak-anak. PHBS memang menekankan tumbuhnya kesadaran setiap orang sehingga nanti dapat menolong atau membantu orang sekitarnya.

Hal itulah yang dilakukan oleh sejumlah Mahasiswa Fakultas Farmasi, Teknologi Rumah Sakit dan Informatika, Universitas Mega Rezky Makassar, di SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Makassar, pada Sabtu, (18/01/2020).

Ayu Hospita Sari, yang bertindak sebagai pemateri.

Mahasiswa angkatan 2016 itu memberikan sosialisasi untuk murid-murid di Kelas 3A SD Negeri Borong. Mereka terdiri dari Ayu Hospita Sari, Hadzarini Adrayani, Ariana, Dian Tirsa Sumari, Anseldi Rangan, Widia Yamin, dan Fajri. Selama kegiatan, Wali Kelas 3A, Hj. Nurhaedah, S.Pd menemani murid-muridnya mendengarkan materi yang disampaikan.

Penyampaian materi dibuka dengan pertanyaan, apakah anak-anak pernah dengar istilah PHBS? Pertanyaan disampaikan oleh Ayu Hospita Sari, yang bertindak sebagai pemateri. Meski anak-anak tidak bisa menyebut secara tepat kepanjangan PHBS tapi mereka ada yang tahu bahwa istilah itu berkaitan dengan kesehatan.

Ayu Hospita Sari lalu menjelaskan 8 (delapan) indikator untuk mengukur Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah. Secara runtut ia menjelaskan satu demi satu, sambil sesekali melontarkan pertanyaan ringan yang mudah dipahami anak-anak.

Ayu menjelaskan, yang pertama dari PHBS adalah cuci tangan dengan sabun di air mengalir, lalu jajan di kantin yang sehat, kemudian membuang sampah pada tempatnya, berolahraga secara rutin dan mengukur tinggi dan berat badan. Ayu juga meminta dan mengingatkan anak-anak untuk menghindari asap rokok, memberantas jentik nyamuk serta membuang air kecil dan air besar di WC.

Ketika membahas cara memberantas jentik nyamuk, Ayu menyampaikan bahwa bisa dilakukan dengan 3M, yakni menutup, menguras, dan mengubur, agar jentik nyamuk tidak bisa berkembang.

Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan tanya jawab dan review, sampai sejauh mana anak-anak memahami apa yang disampaikan. Beberapa anak, sepert Hainun Salsabila, Muflih, Fiersa, Syafika dan Grace maju ke depan mengulang materi PHBS yang baru diterima. Rata-rata mereka bisa menjawab apa yang ditanyakan, meski ada yang tidak lengkap.

Usai penyampaian materi, anak-anak mengaku senang dengan apa yang disampaikan oleh kakak-kakak mahasiswa dari Universitas Mega Rezky. Mereka tambah gembira karena diberi hadiah bagi yang dianggap cukup aktif selama sosialisasi PHBS dilakukan.

Kepala SD Negeri Borong, Drs Hj. Hendriati Sabir, M.Pd, memberi apresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh Universitas Mega Rezky Makassar di sekolahnya. Bu Indri, begitu wanita ini biasa disapa, berharap ada kegiatan tindak lanjut dari kegiatan ini. Begitupun untuk murid-muridnya, dia berharap mereka bisa jadi tutor sebaya bagi teman-temannya yang lain agar PHBS benar-benar diterapkan bukan saja di lingkungan sekolah tapi juga dalam kesehariannya.

Sumber : Adhy
Editor : Syahrul

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya