Mantap na, Polda Sulsel Rilis Kasus Penganiayaan Orang Tua Jompo di Gowa

24 January 2020 13:26
Mantap na, Polda Sulsel Rilis Kasus Penganiayaan Orang Tua Jompo di Gowa
Wakapolda Brigjen Pol Adnas didampingi Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo memberikan rilis pers

BugisPos — Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol. Adnas didampingi Dirkrimum, Kabid Humas dan Kabid Dokkes Polda Sulsel merelease kronologis penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia disebuah panti jompo di Gowa pada Jumat (22/01/2020) di Mapolda Sulsel.

Kasus dapat diketahui berawal dari laporan saksi IA (63) kepada petugas panti dan menyampaikan informasi bahwa korban Toa Tho alias Sangkala (63) meninggal dunia karena terjatuh.

Pasca laporan kemudian, beberapa petugas panti menuju TKP lalu mengangkat mayat kemudian membersihkan punggung dan kepala korban

Karena didapati luka terbuka di bawah hidung, belakang telinga kiri, memar pada mata sebelah kiri, dan memar pada leher dan atas temuan tersebut pegawai panti menghubungi pihak kepolisian.

Pasca anggota Polsek Bontomarannu mengamankan statusquo selanjutnya Tim Inafis pada Kamis (23/01) pukul 14.00 Wita menuju TKP dengan melibatkan Tim Forensik dan K9 Polda Sulsel untuk olah TKP.

Usai rangkaian olah TKP berakhir, penyidik mengamankan IA untuk dimintai keterangan dan dari hasil interogasi yang dilakukan diketahui bahwa motif penganiayaan dilakukan karena pelaku sakit hati, kesal dan emosi.

“Pelaku sakit hati dan kesal serta emosi karena korban tidak mengindahkan himbauan untuk tidak buang air kecil/buang kotoran di lantai kamar kemudian pelaku mengambil potongan batu bata merah di dekat pintu kamar bagian belakang dan memukulkan ke bagian wajah/kepala korban secara berulang-ulang sehingga mengeluarkan darah,” terang Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo saat merelease kasus dihadapan awak media diruang Lobbi Polda Sulsel.

Pasca dilakukannya konferensi pers Wakapolda, Brigjen Pol Adnas mengapresiasi Sat Reskrim Polres Gowa yang telah melakukan pengungkapan kasus ini.

Atas perbuatannya, Polisi menetapkan pelaku sebagai tersangka dan dijerat dengan
Pasal 338 KUHP ttg Pembunuhan Sub 351 (3) KUHP ttg Penganiayaan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (**)

Editor : Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya