HTTP Status[404] Errno [0]

Penyaluran Beras Bulog Untuk ASN Pemprov, Dimulai mi Maret

06 April 2020 18:52
Penyaluran Beras Bulog Untuk ASN Pemprov, Dimulai mi  Maret
Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengemukakan beras yang dilakukan Bulog, berupa beras komersial kemasan 10 kg untuk ASN

BugisPos — Sekprov Sulbar, Muhammad Idris melakukan rapat kesepakatan bersama dengan Perum Bulog Wilayah Sulselbar tentang penyaluran beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN,) yang dilaksanakan di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Selasa 4 Februari 2020, merupakan tindak lanjut dari kerjasama MoU Pemprov Sulbar dengan Bulog beberapa waktu lalu.

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengemukakan beras yang dilakukan Bulog, berupa beras komersial kemasan 10 kg untuk ASN.

“ Hal ini untuk memberikan kemudahan pada ASN untuk mendapatkan beras berkualitas tinggi, dan juga memberikan nilai manfaat kepada Bulog untuk lebih ekspansif sebagai salah satu perusahaan milik negara, dimana dengan melakukan hal ini akan menunjang pertumbuhan ekonomi khususnya di Sulawesi Barat.

” Sebagai langkah awal, akan dimulai dari lingkup OPD di Provinsi, dan sebagai tindak lanjutnya nanti akan diperluas sampai kesekolah-sekolah khususnya yang menjadi kewenangan Provinsi Sulawesi Barat. Semua OPD akan membangun kerjasama dengan bulog untuk penyaluran beras kepada ASN, dan harga sesuai dengan kesepakatan bersama dengan Bulog, ” kata Idris

Terkait penyalurannya, sambung Idris, akah disesuaikan dengan kesepakatan, star di bulan Maret, dan basisnya semua OPD.

“ Semoga dengan adanya kerjasama ini saling bisa memperkuat, memudahkan dan juga memurahkan ASN ntuk mendapatkan beras yang berkualitas tinggi, “ sambung mantan Deputi Diklat LAN RI itu.

Kepala Bidang Komersial Perum Bolg Wilayah Sulselbar , Edel Trudis mengatakan, bentuk kerjasamanya adalah penjualan dan penyaluran untuk ASN Sulawesi Barat, dengan ketentuan 10 kg bagi setiap ASN. Untuk penyalurannya, bulog akan mobile langsung ke OPD masing-masing, dan menyalurkan sesuai dengan permintaan masing-masing OPD.

” Dengan adanya penyaluran beras ini, otomatis akan ada penyerapan beras yang lebih banyak, dan beras akan keluar masuk dan tidak akan ada lagi beras yang lama tinggal di bulog, terkecuali beras cadangan pemerintah yang ada sekarang,” ucap Edel . (advetorial/ishak)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya