HTTP Status[404] Errno [0]

Prestasi na Hamzah Ahmad dan PDAM di Masanya

23 March 2020 09:23
Prestasi na Hamzah Ahmad dan PDAM di Masanya
Hamzah Achmad, Direktur Utama PDAM Kota Makassar periode 2020-2025.

BugisPos — Hamzah Achmad, Direktur Utama PDAM Kota Makassar periode 2020-2025 yang baru dilantik oleh Pejabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dan dihadiri oleh sejumlah Staf di Kantor PDAM, Jalan Ratulangi, Kota Makassar, Selasa,18/02/2020.

Sebelumnya, Hamzah pernah menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Kota Makassar periode 2011-2015 dengan segudang prestasi yang diraih selama memimpin Perumda tersebut.

Direktur Utama PDAM Makassar mengungkapkan beberapa prestasi dirinya dan PDAM di masanya bahwa, saat meleburnya sejumlah kantor wilayah, mengurangi operasional perusahaan, lebih cepat dan tentunya jauh lebih hemat.

Saat itu PDAM menggandeng turut serta beberapa bank pemerintah dan bank swasta untuk penanganan pembayaran iuran air.

PDAM juga melakukan operasi dan penindakan terhadap pencurian air di beberapa bidang usaha baik pemerintah maupun swasta dan pribadi yaitu ; pelabuhan dan perkantoran serta perusahaan swasta, perhotelan hingga rumah pribadi yang tergolong mewah.

” Kami pernah menutup suplai air ke pelabuhan dan hotel terbesar di Makassar, dengan kerjasama aparat TNI-Polri dan Kejaksaan dengan menempuh melalui jalur hukum.

Hal tersebut merupakan tindakan penyelamatan uang negara terkait PDAM yang kami lakukan,” terangnya beberapa waktu yang lalu.

Di masa kepemimpinan Hamzah, berbagai persoalan perusahaan dihadapi dari warisan kepemimpinan sebelumnya, dimana PDAM dililit utang sebesar Rp450 miliar dan mengalami kerugian yang cukup besar.

Menurutnya, kerugian bahkan mencapai Rp15 sampai 48 miliar. Namun di tahun pertama menjadi Direktur Utama PDAM, Hamzah berhasil meraih keuntungan Rp28 miliar dan di tahun ketiga melonjak naik Rp31 miliar.

Ditambahkan Hamzah, dengan manajemen profesional yang di pimpinnya, PDAM mampu membayarkan utang pokok dan bunga sampai Rp100 miliar lebih tanpa didukung APBD.

“ Saya presentasi di Departemen Keuangan, saya memasukkan program penghapusan piutang dengan modal keyakinan bahwa saya akan betul-betul mengelola perusahan ini secara profesional,” jelasnya.

Hamzah yang saat ini kembali memimpin PDAM Kota Makassar kemudian mengajukan program penghapusan utang sebesar Rp150 miliar. Kemudian PDAM Kota Makassar bersama sejumlah PDAM di Indonesia dihapuskan utangnya.

“ Pas berakhir masa tugas saya sebagai Direktur Utama, utang PDAM Kota Makassar lunas,” pungkasnya.- @ly –

396 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya