Gubernur NA : Aparat dan ASN, Tabe Netral ki’ di Pilkada

26 February 2020 23:01
Gubernur NA : Aparat dan ASN, Tabe Netral ki’ di Pilkada
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah

 

BugisPos — Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah mengajak semua penyelenggara pilkada, anggota forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) dan jajarannya serta seluruh perangkat organisasi perangkat daerah (OPD) beserta ASN untuk netral di semua pemilihan kepala daerah seluruh Sulsel.

Dalam kata sambutanya di HUT ke 60 Kabupaten Pangkajene Kepulauan di Pangkep, Rabu 26 Februari 2020, Nurdin Abdullah meminta semua unsur penyelenggara Pilkada untuk bersikap netral.
“Stigma Sulsel yang selama ini terkenal sebagai daerah zona merah, dua tahun terakhir Alhamdulillah tercatat sudah zona hijau.

Kondisi ini bisa kita pertahankan kalau semua penyelenggara pilkada netral,” katanya.

Dijelaskan, Prof HM Nurdin Abdullah sudah sepakat dengan Pangdam XIV Hasanuddin dan Kapolda Sulsel untuk sama-sama menjaga kualitas pilkada di Sulsel dengan cara bersikap netral.
Menurut Prof HM Nurdin Abdullah, pilkada yang metral akan melahirkan pemimpin yang dipilih rakyat dengan kualitas terbaik.

“Kalau aparat netral akan melahirkan pemimpin yang berkualitas,” jelasnya.
Staf khusus Gubernur Sulsel Bidang Media, Bunyamin Arsyad menjelaskan, Prof HM Nurdin Abdullah menjaga integritas dengan selalu netral dalam pilkada.

“Dalam pilkada di 12 kabupaten dan kota, sebagai pejabat Prof HM Nurdin Abdullah bersikap netral. Kalaupun ada calon atau tim pemenang yang foto bersama beliau, itu bisa terjadi untuk semua calon. Tidak untuk calon tertentu,” jelasnya.

Menurut Bunyamin yang biasa disapa Om Ben, gubernur memahami betul besarnya risiko konflik kepentingan dengan rakyatnya jika pemimpin berpihak kepada salah satu calon.
“Biarkan rakyat yang memilih pemimpinnya di kabupaten dan kota,” jelas Om Ben (Zhoelfikar)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya