Dari Rakernas KLHK, “Cinta Kita Untuk Bumi” Cappo

27 February 2020 13:35
Dari Rakernas KLHK, “Cinta Kita Untuk Bumi” Cappo
Andi Hasdullah bersama staf ahli menteri KLHK Prof. Winarni Manoarfa.

 

BugisPos — Bertempat di Sahid Jaya Hotel and Convention Center Jogyakarta pada hari Kamis dan Jumat tanggal 27-28 Februari 2020 diselenggarakan Rapat Kerja Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang dihadiri dan dibuka lansung oleh Menteri Siti Nurbaya.

Raker ini dihadiri seluruh pejabat kemeterian LHK, seluruh Kadis Lingkungan Hidup dan Kadis Kehutanan provinsi seluruh Indonesia.

Acara Rakernas yang berlangsung meriah ini, mengangkat tema “Cinta Kita Untuk Bumi’.

Dalam kesempatan itu Menteri KLHK Siti Nurbaya dalam sambutannya mengatakan bahwa misi KLHK adalah memastikan pengelolaan lingkungan hidup dikelola dijaga dengan baik sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahtraan masyarakat indonesia dan untuk melakukan itu harus terus dioptimalkan sinergi antara KLHK pusat dan pemerintah daerah.

“Bekerja terpadu baik itu dibidang kehutanan maupun di bidang lingkungan hidup,” tandasnya.

Hal- hal yang perlu diperhatikan adalah upaya pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan, peningkatan pelaksanaan konservasi dan pemulihan kerusakan lingkungan, peningkatan kinerja Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA) dan perhutanan sosial dan peningkatan kualitas objek wisata alam (taman nasional) dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Selanjutnya Siti Nurbaya meminta rakernas ini menjadi ajang untuk melakukan evaluasi dan menjadi masukan untuk koreksi action dalam rangka terus meningkatkan kinerja KLHK yang makin baik yang berdampak terhadap kemajuan Indonesia.

Ditempat yang sama Kadis PLH Sulsel Andi Hasdullah melalui rilisnya kepada BugisPos, Kamis (27/2/2020) mengatakan bahwa memberi apresiasi kepada KLHK RI kepada menteri Siti Nurbaya yang mendorong penguatan sinergitas dan kolaborasi pusat dan daerah dalam pelaksanaan tugas lingkup bidang lingkungan dan kehutanan.

“Baik itu sinergi program maupun transfer keuangan daerah KLHK kedaerah baik itu DAK dan dana Dekon,” ungkapnya.

“Saya berharap dana transfer itu khusus tahun 2021 dapat ditingkatkan untuk lingkungan hidup Sulsel tahun 2020 hanya dapat DAK pengadaan online monitoring (onlimo) yang akan dtempatkan di sungai Jeneberang untuk monitoring kualitas air. Kita juga berharap kedepan ada dana dekon untuk bidang lingkungan hidup misalnya untuk pemeringkatan proper perusahaan yang berdedikasi dengan kelestarian lingkungan,” Harap Hasdullah.

 

Sumber : AH

Editor    : One

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya