Peserta Ijtima Ulama Asia di Gowa Resmi ki Dipulangkan

19 March 2020 11:29
Peserta Ijtima Ulama Asia di Gowa Resmi ki Dipulangkan
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah diapit oleh Pangdam XIV Hasanuddin dan Kapolda Sulsel ketika memberikan keterangan pers pemulangan jamaah ijtima ulama zona Asia di Gowa.

 

BugisPos — Lebih kurang 8.000 peserta ijtima ulama zona Asia yang dipusatkan di Kabupaten Gowa secara resmi dipulangkan oleh Gubernur Sulsel Prof. H. M. Nurdin Abdullah.

Pemulangan ini disampaikan melalui komferensi pers yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Bontomarannu Gowa pada Kamis (19/03/2020) pukul 10.14 Wita.

Dalam komferensi pers, Nurdin Abdullah menerangkan bahwa ijtima ulama zona Asia ini ditunda, mengingat saat ini negara Indonesia tengah menghadapi bencana nasional yaitu wabah Covid 19.

“Jadi mengingat saat ini negara kita tengah menghadapi bencana nasional terkait merebaknya wabah Covid 19, maka sesuai instruksi presiden agar kita dapat memutus mata rantai penyebaran wabah Covid 19, kita telah meliburkan sekolah-sekolah juga sedapatnya agar para pekerja dapat bekerja di rumah serta untuk acara yang melibatkan banyak orang untuk berkumpul sebaiknya ditiadakan dulu,” pesannya.

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan segenap Forkopimda mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara kegiatan untuk menunda acara ijtima ulama zona Asia ini,” ucap Nurdin Abdullah.

Sementara itu, ditempat yang sama, juru bicara penyelenggara Ijtima Ulama Zona Asia mengungkapkan lima poin langkah-langkah yang diambil terkait penundaan acara ini.

Adapun lima poin yang dibacakan adalah sebagai berikut :
1. Membatalkan kedatangan ulama-ulama dari India dan Bangladesh terhitung sejak tanggal 18 Maret 2020.
2. Menpercepat pemulangan jamaah-jamaah dari luar Sulsel yang sudah berada di medan acara.
3. Langkah-langkah yang dilakukan untuk ulama asing yang telah berada di lokasi dengan acara mengisolasi mereka dengan menyiapkan tenaga medis untuk dipantau kesehatannya.
4. Ulama asing yang ada telah berada di Indonesia sejak 3 hingga 4 bulan yang lalu, jauh sebelum wabah covid 19 merebak.
5. Memulangkan jamaah lokal secara berangsur-angsur.

Menyikapi hal ini Gubernur Sulsel beserta Forkopimda Sulsel telah menyiapkan langkah-langkah strategis, di antaranya :

1. Telah menyiapkan tempat yang layak berupa Hotel di Makassar bagi jamaah dari negara asing.
2. Menyiapkan angkutan bus bagi jamaah yang ada di wilayah provinsi Sulsel.
3. Telah menyiapkan Asrama Haji untuk para jamaah yang berada di luar Provinsi Sulsel.
4. Forkopimda siap menfasilitasi bagi warga luar provinsi yang ingin mempercepat kepulangannya dengan berkoordinasi dengan pihak airlines.
5. Forkopimda Sulsel sepakat kepada panitia untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari covid 19.

Diakhir sambutannya Nurdin Abdullah mengatakan, “Ini sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan jadi kita harus mengalah. Sekali lagi saya ucapkan kepada saudara-saudara saya seluruh jamaah ijtima ulama atas pengertian dan kerja samanya.”

Dalam konferensi pers ini, turut hadir, Pandam XIV Hasanuddin Mayjend TNI A. Sumangerukka, Kapolda Sulsel Mayjen Pol. Mas Guntur Laupe, Ketua DPRD Sulsel, Kabinda, Bupati Gowa serta seluruh jajarannya.

Penulis : One

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya