Kalau Bukan Sekda, Siapa pade Pria Suspect Corona itu

22 March 2020 17:03
Kalau Bukan Sekda, Siapa pade Pria Suspect Corona itu
Sekda Provinsi Sulsel Abd. Hayat Gani melakukan video call.

 

BugisPos — Rumor yang beredar di masyarakat Sulsel, yang menyatakan bahwa Sekda Provinsi Sulsel positif terjangkit Virus Corona, dibantah oleh video yang beredar di Medsos pada Sabtu (21/03/2020).

Video yang berdurasi 1 menit 31 detik itu memperlihatkan pemerhati masalah sosial Saleh Baso DN yang sementara melakukan video call dengan Sekda Provinsi Sulsel Dr. Abdul Hayat Gani.

Dalam video tersebut Sekda menyapa masyarakat Sulsel dan menyatakan bahwa dia dalam keadaan sehat dan baik-baik saja, tidak seperti yang diberitakan di Medsos. Di awal video, Baso begitu akrabnya dipanggil, menyatakan melakukan video call kepada Sekda untuk menepis hoaks yang berkembang di masyarakat yang menyatakan bahwa Sekda terjangkit Virus Corona.

Hal ini ternyata tak meredam rasa penasaran masyarakat Sulsel, utamanya warga Makassar yang dua hari terakhir ini dihantui oleh terbukanya identitas pasien 01 sehingga warga yang pernah melakukan kontak, saat ini sudah di karantina.

Melihat video tersebut, sejumlah masyarakat berkomentar di grup-grup Medsos yang menyatakan bahwa apabila memang Sekda tidak terjangkit Virus Corona, mengapa Baso hanya melakukan video call saja, tidak menjenguk langsung di rumah sakit. Menurut mereka ini merupakan hal yang aneh.

Salah satu tokoh masyarakat Sulsel yang enggan disebutkan namanya, menyatakan kepada BugisPos, Sabtu (21/03/2020) bahwa jikalau memang bukan Sekda yang terjangkit Virus Corona, jadi siapa pria yang terjangkit Virus Corona tersebut.

“Mengapa identitasnya mesti dirahasiakan, padahal saat ini perlunya transparansi dari pemerintah, agar dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,” tanyanya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Prof. H. M. Nurdin Abdullah mengumumkan di kediamannya dua warga yang positif Virus Corona. Satunya atas nama Almarhumah Hapsah (55) wafat tanggal 15 Maret 2020 dan satunya lagi seorang pria yang identitasnya masih misterius.

Umar Arif Ruhma, SH pemerhati masalah sosial mengatakan, seharusnya pemerintah tidak menutup-nutupi siapa lelaki yang dimaksudkan itu. Kalau itu memang Sekda Sulsel baiknya dibuka saja terus terang. Tidak perlu ditutupi.

Kata Umar, kalau memang Sekda hanya sakit biasa saja, kenapa tak diperlihatkan keluarga dekat atau pejabat tertentu datang membesuk di rumah sakit.

“Ini kadis kesehatan Sulsel harus transparan mengumumkan ke publik, kalau perlu Kadis Kesehatan bisa foto bersama Pak Sekda di rumah sakit untuk menjelaskan sakit seperti apa yang sebenarnya,” kata Umar ( )

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya