Abd Rasyid Siap ji Kembalikan Uangnya H Ramli

25 March 2020 13:37
Abd Rasyid Siap ji Kembalikan Uangnya H Ramli

 

BugisPos.- H.Abd.Rasyid Sarehong, Pegawai BPN Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan, yang
dilaporkan ke Polda Sulsel, karena diduga terlibat kasus penipuan dan penggelapan, secara tegas, menyatakan siap mengembalikan dana yang dimaksud.

Kepada awak media ini, Rabu (25/3) menyatakan, persoalan dana Rp.1 Miliar, memang masuk ke rekeningnya pada 30 September 2019 lalu, untuk pembelian tanah.

Hanya saja katanya, sebelum dana tersebut di transfer, antara dia dengan H.Ramli belum ada kesepakatan tertulis soal harga tanah yang terletak di Manggala Makassar. ” Saya sampaikan harga tanah saya Rp.2 juta per meter. Dan ditawari Rp.1 juta per meter, Nah kalau dihitung luas tanah saya 40×50 = 2000 m2 artinya harganya Rp.2 Miliar,” jelas H.Abdul Rasyid via ponselnya.

Kemudian menyinggung soal status tanah yang dianggap bermasalah karena sertifikatnya diblokir di BPN Makassar, menurut H.Rasyid, hingga saat ini, tanahnya belum disertifikatkan, yang ada baru akta jual beli. ” Yang diblokir adalah sertifikat induknya, itupun yang suruh blokir adalah pemiliknya. Jadi saya kira tanah saya tidak bermasalah, karena pemiliknya sendiri yang minta sertifikat induknya diblokir, karena diatas tanah induk itu, bukan hanya saya, tetapi ada yang lain,” ungkap H.Rasyid.

Dan H.Rasyid mengaku, tidak ada niatnya menipu pak H.Ramli, apalagi masih ada hubungan keluarga. Hanya saja, H.Rasyid mengaku kecewa, karena dia dituding melakukan penipuan dan diposting di salah satu group WhatsApp.

” Insya Allah saya siap kembalikan uangnya pak H.Ramli asal dia minta maaf di group dan di media. Dan saya kira masalah ini tidak perlu diperpanjang, karena kita masih satu keluarga,” harap Rasyid.

Terkait soal laporannya di Polda, menurut H.Rasyid, dia siap hadapi, karena terlanjur laporannya masuk. ” Intinya segala persoalan jika diselesaikan secara kekeluargaan, saya kira semuanya akan selesai, dan saya siap mengembalikan dananya Rp.1 Miliar asal Daeng Ramli minta maaf di group dan di media, karena saya ini bukan penipu,” katanya.

Rasyid juga menjelaskan bahwa, sesuai perjanjian, dananya pak H.Ramli akan dikembalikan paling lambat akhir Maret 2020, dan sekarang, katanya baru tanggal 25 Maret 2020. ” Jadi meskipun tanah saya belum laku, saya siap kembalikan uangnya, sesuai perjanjian dan ada saksi yang mengetahui perjanjian itu,” ungkap Rasyid.- ( One )

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya