Jangki Sombong Bossku, Kadis Kesehatan Sulsel poeng na Positif Corona 

28 March 2020 19:47
Jangki Sombong Bossku, Kadis Kesehatan Sulsel poeng na Positif Corona 
Kadinkes Sulsel M Ichsan Mustari

BugisPos —
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah memberikan konfirmasi bahwa Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari positif virus Corona (COVID-19). Ichsan selama ini juga bertugas sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel.

“Jubirnya (Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel dr Ichsan Mustari), iya betul (positif Corona),” ujar Nurdin , Jumat (27/3/2020).

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel Ni’mal Lahamang dikabarkan masih sakit. Nurdin menyebut Ni’mal negatif Corona. “Ketua Gugus sakit tapi tidak COVID-19, negatif dia,” katanya.

Di lokasi terpisah saat meninjau RS Sayang Rakyat, Jumat pagi, Nurdin mengatakan pihaknya akan segera mencari pengganti Ketua dan Jubir Gugus Tugas Corona di Sulsel.

“Kita harus bentuk kembali nanti kita (tunjuk), pokoknya hari ini saya putuskan. Surat Keputusan saya selesaikan hari ini,” kata Nurdin di RS Sayang Rakyat.

Untuk diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel dibentuk Nurdin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada 16 Maret lalu. Ni’mal sebagai Ketua BPBD Sulsel saat itu ditunjuk sebagai ketua gugus tugas.

Namun Ni’mal tidak ada di lokasi acara pembentukan Gugus Tugas karena sakit. Selama ini update Corona oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel dilakukan oleh juru bicara (Jubir) yang juga Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari.

Hingga saat ini sudah tercatat ada 27 orang warga Sulsel yang positif virus Corona. “27 ini kita sudah tangani dengan baik, kita sudah lakukan tracing, dan kita sudah melokalisir semua,” kata Nurdin.

Penulis : (Hasri.gaffar)

Editor : Zhoel

 

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya