Kodong, Gubernur Sedih Pegawainya Ditolak di Pemakaman 

30 March 2020 11:02
Kodong, Gubernur Sedih Pegawainya Ditolak di Pemakaman 
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah

BugisPos – Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah tidak bisa menyembunyikan kesedihannya saat menghadiri Rakor Percepatan Penanganan Covid-19 di Balai Prajurit Jendral M Yusuf di Makassar, Minggu, 29/3/20. 

Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 melaksanakan Rakor bersama Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Rujukan.  Rakor juga dihadiri Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Halim Pagarra, Pj Wali Kota Makassar M. Iqbal S. Suhaeb, Anggota DPR RI Aliah Mustika Ilham. 

Pada Rakor itu gubernur mengatakan, dirinya sedih sekali melihat ada yang akan dimakamkan tapi harus ditolak, padahal ini bukan sebuah kejahatan, ini adalah sebuah cobaan. 

Yang ditolak dimakamkan itu tak lain adalah bawahan gubernur Nurdin Abdullah yang bekerja di lingkup Pemprov Sulsel.

Dia adalah staf Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Arsidin Rahman (52),  yang kena Covid-19.

Dia mengembuskan napas terakhir di RS Wahidin Sudirohusodo, Minggu dini hari, 29/3/2020, sekitar pukul 02.50 wita.

Arsidin Rahman, masuk RS Wahidin dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dia warga BTN Pao Pao Permai, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, kabupaten Gowa.

Jenazah Arsidin Rahman akan dimakamkan di pemakaman umum di Antang, Makassar. Namun, warga di sekitar pemakaman menolak jenazah almarhum agar tidak dimakamkan di pemakaman tersebut. Mereka mengusir paksa pembawa jenazah.

Petugas akhirnya mengembalikan jenazah Arsidin Rahman ke RS Wahidin. Namun ternyata pihak RS Wahidin juga menolak jenazah tersebut dikembalikan. 

Adik kandung almarhum, Jafar Rahman, meminta bantuan aparat keamanan untuk melaksanakan pemakaman.

Saat itu, jenazah sudah dalam kondisi terbungkus plastik sesuai standar kesehatan dunia (WHO).  RS Wahidin melarang dibawa ke rumah duka (**)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya