HTTP Status[404] Errno [0]

Anggaran 30 M Untuk Penanggulangan Covid 19, ARA : Mana mi Datanya

04 April 2020 19:19
Anggaran 30 M Untuk Penanggulangan Covid 19, ARA : Mana mi Datanya
Pertemuan ini, untuk membahas permasalahan dalam penanganan Covid 19

BugisPos — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar pertemuan di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar, Jum’at (3/4/2020).

Pertemuan ini, untuk membahas permasalahan dalam penanganan Covid 19.Dalam pertemuan itu, anggota DPRD Kota Makassar juga mempertanyakan anggaran Pemkot Makassar yang 30 milyar khusus dalam penanganan virus mematikan yang bermula dari Wuhan, China.

Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar yang memimpin rapat Banggar, Adi Rasyid Ali menjelaskan, pertemuan dengan jajaran Pemkot Makassar dilakukan adanya darurat terkait penanganan Covid 19 di Kota Makassar.

“Jadi, pertemuan ini, untuk membahas kebutuhan dalam pencegahan Covid 19, dan Pemkot membutuhkan APD, seperti masker, hand sanitazer dan desinfektan, itu untuk pencegahan penyebaran Covid 19”, jelas ARA akronim Adi Rasyid Ali.

Lebih lanjut, ARA membeberakan jika anggaran saat ini yang tersedia baru 30 milyar, dan masih butuh tambahan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID ).

“Kita masih butuh tambahan dana DID dan DAK yang saat ini masih di pusat, karena yang 30 milyar itu, saya secara pribadi belum tentu cukup”, beber ARA

Tak hanya itu, kata ARA, Dewan juga meminta data penggunaan dana 30 milyar di Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kota Makassar ,yang saat ini belum dilaporkan.

“Jadi, untuk itu, kami (dewan) meminta data laporan penggunaan 30 milyar ini ke tiga Dinas ini tadi”, imbuh ARA

“Dan, kami juga membahas soal warga yang terpapar kemiskinan, bagaimana memberikan bantuan sembako dan lainnya, saya kira lebih pada itu”, tambah ARA.

Selain itu, legislator dari Fraksi partai Demokrat DPRD Kota Makassar itu juga menyampaikan agar Pemkot Makassar bisa kreatif seperti Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam mengelolah Corporate Social and Responsibility .

“Masa dana CSR Pemprov banyak yang berkontribusi, sedangakan untuk Pemkot sepertinya tidak ada, harus ini Pj Wali Kota kreatif, inikan banyak bantuan dari masyarakat, jangan cuma uang PAD saja, jadi saya ingin menyampaikan, contohi provinsi”, pesan ARA.

“Apalagi, ada informasi yang cukup, bahwa puncak – puncaknya penyebaran ini berada bulan 4 ini, jadi harus dari sekarang diantisipasi, kalau tidak, kita ini (Makassar) akan masuk menjadi zona merah”, pungkas ARA.

Ditempat yang sama, salah satu Anggota Badan Anggaran DPRD Makassar, Abdi Asmara (F-Demokrat) menyampaikan bahwa pemerintah kota (Pemkot) kurang perhatian dalam melihat kondisi dilapangan untuk penanganan pandemi covid-19

Hal ini di sampaikan pada saat rapat badan anggaran terkait pergeseran biaya anggaran tidak terduga untuk mencegah covid-19,beserta SKPD terkait,di ruang banggar DPRD Makassar.

“Seharusnya pemkot mempunyai peran yang sangat penting dalam mengantisipasi pandemi covid-19 bukan melakukan pelantikan.apa bila pemerintah butuh anggaran sebesar 100 milyar untuk penyemprotan, itu boleh saja tetapi harus juga memikirkan masyarakat yang dirumahkan mereka mau makan apa kalau tidak bekerja.” ujarnya

“Tolong pemerintah memperhatikan juga masyarakat yang telah dirumahkan dan juga perusahan yang ditutup,ini perlu juga penenkanan kepada pemkot untuk para pengusaha jangan sampai dengan adanya wabah pandemi ini dijadikan sebagai Pemutusan hubungan kerja (PHK)”tambahnya

Ia juga meminta kepada pemkot untuk memaparkan secara detail tentang kebutuhan anggaran untuk mengantisipasi wabah pandemi covid-19 dan target serta tujuanya

“Masih banyak masyarakat yang beraktifitas diluar rumah,sehingga pemerintah harus segera mengantisipasi hal tersebut untuk selalu menyampaikan kepada warga agar tetap berada dirumah.fungsikan semua ASN dan aparat keamanan untuk bekerja menyampaikan kemasyarakat jagan nanti banyak korban yang berjatuhan baru mau turun,” tutupnya.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya