PMII Maros Turut ki Berkomentar Anggaran Bawaslu Pilkada Maros

04 April 2020 13:01
PMII Maros Turut ki Berkomentar Anggaran Bawaslu Pilkada Maros
Ketua PMII Kab. Maros, Agussalim

BugisPos — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Maros turut berkomentar mengenai anggaran Bawaslu untuk pengawasan Pilkada Maros yang tak kunjung dicairkan.

Sikap Bupati Maros dalam hal ini dapat mencederai proses demokrasi, Tandas Ketua PMII Kab. Maros, Agussalim Sabtu (4/4/2020).

Pilkada kata Agus, merupakan salah satu agenda wajib untuk melaksanakan amanah demokrasi, jika pelaksaannya terganggu karena dana yang tidak dicairkan oleh Bupati, maka dalam hal ini Bupati Maros melanggar sumpah janjinya selaku pemimpin politik di Daerah.

Bupati Maros sekarang ini kan lahir dari proses pilkada yang demokratis, melibatkan Bawaslu, KPU sebagai garda terdepan sebagai pelaksananya, lanjut Agus.

Jadi kalau hari ini, Bupati Maros bersikeras tidak mencairkan dana operasional seluruh panwascam yang telah bekerja 3 bulan lebih, maka kami menilai Bupati Maros telah mendzalimi para penyelenggara pemilu tersebut, tegasnya.

Agus Salim pun mengakui sudah sering mendengar keluhan sahabat-sahabat dari Bawaslu dan Anggota Panwascam  yang sampai harus menutupi biaya operasional dengan uang pribadi.

Bahkan dia pun mengetahui semua panwascam 14 kecamatan belum menerima honor selama tiga bulan sejak ditanda tanganinya NPHD november lalu, katanya.

Agus Salim menganggap sikap Bupati selaku penanggung jawab anggaran sama sekali tak bertanggung jawab.

Dia pun menegaskan bahwa hal ini harus ditindak lanjuti secara tegas oleh stackholder yang terkait, kita bersatu mengatakan dan menyuarakan kebenaran, tandasnya.

“kamipun secara kelembagaan adalah mitra Bawaslu, karena PMII Maros menegaskan bahwa hal ini harus kita lanjuti dengan tegas.

Stackholder dari OKP, masyarakat, dan segala unsur yang terkait harus menyikapi ini dengan tegas. Kalau perlu kami akan mendukung segala aksi yang akan dilakukan oleh bawaslu, kami bersama Bawaslu” tegas Agus Salim

Menurut informasi, anggaran Bawaslu Maros sudah ditanda tangani sejak 1 November 2019 melalui NPHD sebesar 11, 4 miliar dan belum dicairkan secara penuh sampai sekarang, ini sebuah ironi.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya