HTTP Status[404] Errno [0]

PSBK Diberlakukan mi 12 April di Makassar

05 June 2020 12:16
PSBK Diberlakukan mi 12 April di Makassar
Juru bicara Gugus Tugas Tanggap Darurat Pandemi Covid-19 kota Makassar, Ismail Hajiali, saat dikonfirmasi BugisPos via WA, Senin, 13/4/20.

BugisPos — Dalam dua hari terakhir masyarakat menerima informasi terbatas, yang menyebutkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) tanggal 12/4/20.

Informasi ini dibenarkan Juru bicara Gugus Tugas Tanggap Darurat Pandemi Covid-19 kota Makassar, Ismail Hajiali, saat dikonfirmasi BugisPos via WA, Senin, 13/4/20.

Ismail Hajiali mengatakan, sudah benar pemberlakuan PSBK di Makassar dimulai tanggal 12/4/20. Dan saat ini sedang diusulkan ke Menteri Kesehatan melalui gubernur Sulsel untuk pemberlakuan PSBB. selanjutnya tim dari Menkes akan turun ke Makassar memberi arahan apa-apa yang semestinya dilakukan secara efektif pada pemberlakuan PSBB ini di Makassar nantinya.

Menurut Ismail Hajiali, Tim juga sedang melakukan persiapan di tingkat RT/RW selaku garda terdepan penanganan wabah pandemi Covid-19.

“Sesuai arahan gubernur Nurdin Abdullah dan Pj Walikota Makassar DR Iqbal Suhaeb, kita harapkan kesiapan RT/RW melaksanakan penanganan wabah Covid-19 di wilayah kerja masing-masing, termasuk mengkoordinir pembagian paket sembako kepada warga yang membutuhkan, yang dijadwalkan dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan pada tanggal 21/4/20” kata Ismail.

Sebagaimana diketahui, hingga Minggu, 12/4/20 kemarin sudah terpapar virus corona 222 orang di Sulsel. Padahal sehari sebelumnya baru 176 orang yang positif terjangkit virus corona di provinsi ini. Dan yang terbanyak terpapar di kota Makassar.

Karena itulah, kata Ismail, Tim Tanggap Darurat Pandemi Covid-19 kota Makassar yang diketuai DR Iqbal Suaheb, melakukan langkah sematang mungkin dalam pemberlakuan PSBK di kota Makassar yang berjalan mulai tanggal 12/4/20.

Ismail mengharapkan masyarakat kota Makassar dapat betul-betul mengikuti petunjuk yang telah ditetapkan pemerintah, yakni tetap di rumah bila tidak ada urusan mendesak, bila keluar rumah wajib pakai masker, tidak berkerumun pada satu tempat, menjaga jarak dengan orang lain, dan selalu cuci tangan.

Menurut Ismail, sebagian dari PSBK ini sudah dilakukan di Makassar, seperti meliburkan anak sekolah, menutup area pantai Losari dan tempat hiburan, dan membatasi jam operasional usaha yang rentan dikunjungi banyak orang.

Penulis : (Zhoelfikar)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya