HTTP Status[404] Errno [0]

Masih Mauko, Peminta Sumbangan Bantuan PKH Segera Ditindaki

20 April 2020 21:47
Masih Mauko, Peminta Sumbangan Bantuan PKH Segera Ditindaki
Drs.H. Muh. Irvan, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sinjai saat ditemui BugisPos di kantornya, beberapa waktu yang lalu. Diakui bahwa dirinya telah mendapat laporan terkait oknum pendamping PKH
BugisPos — Oknum Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sinjai, yang diduga meminta sumbangan atau melakukan pemotongan bantuan PKH kepada penerima manfaat akan segera ditindaki.
Penegasan itu disampaikan Drs.H. Muh. Irvan, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sinjai saat ditemui BugisPos di kantornya, beberapa waktu yang lalu. Diakui bahwa dirinya telah mendapat laporan terkait oknum pendamping PKH yang meminta sumbangan di lapangan dan akan melakukan pemanggilan oknum tersebut dalam waktu dekat.
“ Kami berjanji akan memanggil oknum tersebut dalam waktu dekat ini dan kalau dia terbukti kami akan beri teguran dan memindahkan dia,” kata Irvan.
Berdasarkan hasil penulusuran BugisPos, sebelumnya dana Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Saotanre kecamatan Sinjai tengah kabupaten Sinjai kembali disalurkan, bertempat di kantor Desa Saotanre, pada Selasa (14/04/2020).
Namun hal tersebut menuai protes oleh sebagian penerima PKH terkait adanya himbauan dari pendamping kecamatan yang meminta berupa sumbangan kepada penerima, dengan alasan dana yang telah diberikan akan disumbangkan kepada penanganan Covid-19 .
Salah satunya dari warga penerima PKH atas nama Nisma berdomisili di Desa Saotanre, Dusun Saukang, Kecamatan Sinjai Tengah, didampingi suaminya Muh.Amir menyatakan keberatannya terhadap permintaan sumbangan dari pendamping PKH kepada penerima dana, seperti yang dialaminya.
“Kami yang disumbang kok malah kami yang menyumbang, dan bukan hanya kami yang dimintai tapi semua penerima di sekitaran wilayah ini, malah ada yang sudah memberi sekitar Rp 10 ribu, 25 ribu, dan saya sendiri dan ibu mertua saya dimintai sampai Rp 50 ribu Pak, dan alasan Pendamping akan disumbangkan terhadap penanganan virus corona,” cetusnya.
Parahnya lagi, Pendamping PKH Kecamatan sinjai tengah, Aswandi yang dikonfirmasi oleh melalui telepon membenarkan hal tersebut, dengan menjelaskan “Betul itu Pak, saya yang suruh dari keterwakilan penerima PKH untuk minta sumbangan bagi penerima, tapi dengan catatan seikhlasnya saja karena saat ini banyak yang kesusahan akibat virus corona atau covid-19 ini, dan masih banyak juga warga yang belum dapat bantuan PKH, jadi saya berkesimpulan untuk meminta sumbangan kepada sipenerima tersebut,” terangnya.
Sehingga Irvan sebagai Kepala Dinas Sosial kabupaten Sinjai sangat menyayangkan hal tersebut,“ Dinas Sosial tidak ada petunjuk dan perintah akan hal itu, kenapa mesti ada sumbangan, mereka itu orang susah yang patut mendapatkan haknya untuk dibantu bukan malah dipersulit. Pemerintah sekarang berupaya keras dalam penanganan covid-19 dan membantu masyarakatnya, jadi jangan lagi menambah masalah serta membebani masyarakat,” tuturnya dengan nada kesal.
Lanjut dikatakan Irvan, agar pendamping PKH jangan coba-coba melakukan pelanggaran hukum baik itu berupa pemotongan atau minta sumbangan bantuan PKH kepada penerima manfaat.
Irvan juga menghimbau kepada seluruh pendamping PKH baik tingkat kabupaten sebagai koordinator wilayah maupun pendamping PKH tingkat kecamatan agar melakukan koordinasi yang baik dengan mitra kerja, sehingga terciptanya hubungan kerja yang harmonis sekaligus akan membangun kebersamaan yang kuat dalam melayani masyarakat.
Penulis : Rasyid/@ly –
Uploder: Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya