HTTP Status[404] Errno [0]

Sabbara’ki, Pelanggan Bersubsidi Bukan PLN yang Tentukan

21 April 2020 22:07
Sabbara’ki, Pelanggan Bersubsidi Bukan PLN yang Tentukan
Suvervisor Humas PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselbar Eko Wahyu Prasongko

BugisPos — Pada jadwal pembayaran tagihan PLN yakni tanggal 20/4/20, sejumlah pelanggan PLN daya 900 VA melancarkan protes ke PLN.

Mengapa mereka tidak mendapat diskon 50 persen sesuai yang dijanjikan Presiden Jokowi.

“Tetap saja normal kami membayar. Katanya Pak Presiden (Jokowi) ada diskon 50 persen, mana?,” protes Nuryati di loket pembayaran Kantor POS wilayah Antang, Kec Manggala, Makassar, Selasa (21/4/2020) siang, dilansir dari Portalmakassa.com.

Dia memperlihatkan struk rekening listrik daya 900 VA dengan kode R1M yang sudah dibayar, hampir sama tagihan bulan lalu. Padahal dia memperkirakan akan membayar setengah dari tagihan bulan lalu karena mengetahui pengumuman dari presiden.

Bukan cuma Nurhayati yang kecewa seperti itu, tapi ada banyak pelanggan lainnya yang juga merasakan kekecewaan yang sama.

Suvervisor Humas PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselbar Eko Wahyu Prasongko kepada BugisPos via WA, Selasa, 21/4/20, menjelaskan,
pemberian diskon 50 persen itu sebatas diberikan hanya kepada pelanggan golongan 900 VA yang selama ini mendapat subsidi.

Yang menetapkan pelanggan bersubsidi itu bukan PLN yang tentukan, tetapi adalah Tim TNP2K. Kata Eko, tim ini berasal dari beberapa instansi, seperti departemen di Kementerian Sosial, ESDM dan Kementerian Dalam Negeri.

“Jadi soal pelanggan bersubsidi itu bukan PLN yang tetukan” kata Eko

Uploder: (Zhoelfikar)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya