HTTP Status[404] Errno [0]

Pulang mi Tauwwa 40 Orang Peserta Wisata Covid-19

04 May 2020 21:58
Pulang mi Tauwwa 40 Orang Peserta Wisata Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari

BugisPos — Sebanyak 40 orang yang mengikuti wisata covid 19 di Swiss Bell Hotel Makassar sudah pulang dan bebas dan dinyatakan negatif corona oleh dokter.

Mereka yang mengikuti wisata covid 19 di Swiss Bell Hotel adalah orang pernah terkontaminasi dengan pasien positif corona, atau orang dalam pemantauan (ODP).

Orang yang positif corona tetapi tidak sakit, atau orang tanpa gejala (OTG) yang selama ini ikut wisata covid 19 pada lantai berbeda di Swiss Bell Hotel mulai besok dipindahkan ke Almadera Hotel.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari mengatakan, 217 orang yang mengikuti wisata covid 19 di Swiss Bell Hotel Jl Ujungpandang.

“Dari jumlah itu sebanyak 40 orang sudah pulang ke rumahnya dan dinyayakan negatif corona. Sebanyak lima orang dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya.

Mereka yang positif corona dan mengalami gejala sakit yang dirujuk untuk dirawat secara intensif di rumah sakit. “Kalau mereka yang positif corona tetapi tidak ada gejala sakit dibawa ke rumah sakit, saya khawatir mereka tambah stres dan malah bisa sakit. Yang sakit saja dirujuk ke rumah sakit,” katanya saat meninjau Almadera Hotel, Senin 4 Mei 2020.

Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah mengatakan, tidak ada kata mubazir dalam penangani masyarakat. “Pemerintah harus hadir. Kita memanusiakan masyarakat. Mereka yang ODP dan OTG dimasukkan ke hotel. Gizi mereka diawasi. Makananannya diatur ahli gizi. Mereka olahraga teratur untuk menaikkan daya tahan tubuhnya,” jelas Nurdin Abdullah.

Berdasarkan sistem dan pola penanganan yang dipakai Pemprov, kabupaten dan kota dalam menangani covid 19 itu, Nurdin Abdullah yakin, Sulsel bisa keluar dari masalah corona akhir Mei 2020.

Sumber : (Zhoel)

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya