HTTP Status[404] Errno [0]

Inai Akkana Kiamat ki pada 15 Ramadan Tahun ini?

07 May 2020 15:14
Inai Akkana Kiamat ki pada 15 Ramadan Tahun ini?
Buya Yahya

BugisPos – Kabar angin, atau juga bisa disebut kabar bohong, hoax, kini beredar dengan menyebutkan kiamat akan terjadi pada 15 Ramadan tahun 2020 ini, yang bertepatan dengan hari Jumat, 8 Mei 2020. Hal ini disebut berdasarkan riwayat sahabat Nabi yakni Abdullah bin Mas’ud. Ia pernah mendengar Rasulullah bersabda:

Bila terdengar suara dahsyat terjadi pada bulan Ramadan, maka akan terjadi suatu huru-hara pada bulan Syawal, semua suku akan saling berselisih pada bulan Zulqa’dah, pertumpahan darah terjadi pada bulan Zulhijah dan Muharam, dan apa itu Muharam?”

“Pada bulan itu banyak manusia yang terbunuh.” Rasulullah sampai mengulangnya tiga kali. Para sahabat pun bertanya, “Suara dahsyat apa itu, Rasul?” Rasulullah menjawab, “Suara keras yang terjadi pada pertengahan bulan Ramadan, yaitu tepatnya malam Jum’at, itu suara dahsyat yang nanti akan mengagetkan orang-orang yang sedang tertidur, membuat orang yang berdiri menjadi duduk, para wanita terhempas keluar dari kamarnya, pada malam Jum’at di tahun tersebut banyak terjadi gempa bumi.”

“Jika kalian telah melaksanakan shalat Subuh di hari Jumatnya, maka masuklah ke dalam rumah, kunci pintu rumah, tutup lubang-lubangnya, lindungi diri kalian dengan selimut, tutuplah telinga kalian. Jika kalian merasakan suara dahsyat, maka agungkanlah Allah dengan bersujud, dan berdoa subhanal quddus, subhanal quddus, rabbunal quddus. Orang yang melakukan hal tersebut itu akan selamat, dan yang tidak melakukannya akan celaka.”

Menanggapi hal tersebut, dilansir dari Liputan6.com, pendiri Lembaga Pengembangan Da’wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Buya Yahya mengatakan, hadits tersebut belum dihukumi, sehingga riwayat tersebut tidak dibenarkan.

“Perbanyaklah sujud dan zikir tanpa harus menunggu dentuman tersebut. Tanpa menunggu suara tersebut karena kematian bisa datang bukan pada pertengahan Ramadan, tapi bisa esok hari,” jelasnya di laman YouTube resminya, Al Bahjah.

Buya Yahya pun mengatakan, ada hal yang lebih penting terkait kiamat ini. Sebab kiamat paling dekat adalah kematian.

“Kita perlu meningkatkan kualitas diri kita, kebaikan kita. Ya kiamat akan tiba, tapi kiamat pribadi juga ada, yakni kematian kita. Kalau kita meninggal, enggak ada artinya dunia ini,” ujarnya.

Terkait riwayat Hadits tentang Dukhan atau salah satu tanda hari kiamat yang belum terjadi pada 15 Ramadan nanti, Buya Yahya menyampaikan bahwa tak ada hadist sahih yang menjelaskan hal itu

“Kesimpulannya, para pakar hadits seperti Ibnu al-Djauzi, Zahabi dan Uqaili, mengatakan riwayat itu tidak dibenarkan. Bahkan berhati-hatinya para ulama itu kalau melihat hadits, ada kalimat ‘Barangkali benar’. Seandainya benar pun, tidak perlu kita mengeruhkan keadaan dan menakut-nakuti seperti itu,” katanya.

Sumber : (*/darna)

Editor : Zhoel

460 Views

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya