Minum Jus C-19, 33 Orang mi Sembuh dari Corona di RS Dadi

30 May 2020 21:47
Minum Jus C-19, 33 Orang mi Sembuh dari Corona di RS Dadi
Hj.Asnawati Hamzah,SE menyerahkan Jus C-19 gratis ke petugas RS Dadi Makassar

BugisPos – Di tengah pusingnya dunia kedokteran mencari vaksin penyembuh orang terinfeksi virus corona atau Covid-19, ternyata di dunia pengobatan herbal penyembuh virus corona, malah ditemukan di Makassar.

Hj.Asniwati Hamzah,SE menyerahkan Jus C-19 gratis ke petugas RS Dadi Makassar

Pasien positif corona diisolasi di RS. Dadi, Achmad Firdaus, dinyatakan negatif setelah minum 2 botol Jus C-19. “Terima kasih Jus C-19” tulisnya di selembar karton. 

Faktanya, dalam waktu singkat obat herbal yang oleh peraciknya, Irwan Paturusi, dinamakan Jus C-19, telah menyembuhkan sebanyak 33 orang yang terpapar virus corona di Rumah Sakit Dadi Jl. Lanto Dg Pasewang, Makassar.

Mereka yang sembuh setelah mengkonsumsi Jus C-19 selama dalam isolasi, 

sebanyak 19 orang dari eks penumpang kapal Lambelu, yang oleh Pemprov Sulsel diarahkan untuk diisolasi di RS Dadi. 

Mereka itu adalah, Marwoko, Iwan Kuswantoro, Syamsuddin, Muskar, Tommy Lakku, Tisna Sungtana, Rusmin, Jamarus, Juanda, Ahmadin, Subarjo, Ahmad Slamet, Iwan Setiawan, Setiawan, Jono Alexander, Didi Supriadi, Ilham Kadir, Reflin dan Muh Nadir.

Selain itu, juga terdapat 14 pasien terpapar corona lainnya yang diisolasi di RS Dadi dan sembuh setelah minum Jus C-19, yakni Sentot Dwi Prasetyo, Achmad Firdaus, Husein Ali, Evi Susanti, Kadir, H.Muhsin, Subaedah, Parjono, Sumatri Salam, Ahmad Gazali, Anwar Dg. Mole, Hasna, Warda dan Sanusi.

Humas Rumah Sakit Dadi Makassar, Yunus, dikonfirmasi BugisPos via WA, Selasa, 12/5/20, membenarkan bila memang sejumlah pasien isolasi corona di RS Dadi tersebut mengkonsumsi Jus C-19. 

“Karena vaksin menyembuhkan virus corona belum juga ditemukan di dunia kedokteran, maka apapun cara yang ditempuh demi kesembuhan pasien, sepanjang obat itu dapat menyembuhkan. Dan ternyata setelah mereka minum Jus C-19, dinyatakan negatif dan boleh keluar dari rumah sakit” kata Yunus.

Achmad Firdaus, salah seorang pasien isolasi di RS Dadi kepada BugisPos mengatakan, sejak menjalani isolasi, diberi obat-obat antibiotik dan vitamin, serta suplemen makanan novic dan susu kotak. 

Selain itu, masing-masing pasien isolasi diberi obat-obatan berdasarkan penyakit bawaannya, seperti jantung, diabetes dan lain-lain. Itu saja.

Achmad Firdaus mengakui sejak minum Jus C-19 di kamar isolasi, kontan badannya terasa ringan, sakit tenggorokan sembuh dan rasa nyeri badan hilang.

Irwan Paturusi ditemui BugisPos di kediamannya Jl.Melati Makassar, Selasa malam, 12/5/20, menuturkan, sudah ada hampir 100 botol Jus C-19 yang didrop ke RD Dadi secara cuma-cuma.

Isteri Irwan Paturusi, Hj.Asniwati Hamzah,SE, yang rajin mengantar Jus C-19 ke RS Dadi secara gratis, yang ketiga kalinya, Senin, 11/5/20, mengantarkan lagi 40 botol Jus ke RS Dadi. 

“Kami memang sudah niatkan meracik Jus C-19 ini, untuk membantu pasien yang terjangkit virus corona. Mereka butuh bantuan untuk kesembuhan. Awalnya juga saya tidak tahu apakah obat yang selama ini memang sering saya racik dari beberapa bahan, bisa menyembuhkan penyakit corona. Nantilah ketika seorang yang sangat saya hormati memberitahu, bahwa ramuan itu ampuh mengobati orang terjangkit corona, barulah saya coba bikin semampu saya, demi membantu banyak orang” kata Irwan Paturusi bernada merendah.

Irwan didampingi asistennya, Ahmad Ainul, menginformasikan, selain 33 orang di RS Dadi itu, sudah ada sejumlah orang lainnya dinyatakan sembuh setelah minum Jus-19.

Tim Pustaka BugisPos yang melakukan penelusuran seperti apa Jus C-19 yang diracik Irwan Paturusi, ternyata ditemukan berasal dari buah lokal yang banyak tumbuh di Makassar, sebagai bahan baku Jus C-19, ditambah dengan bahan tertentu lainnya.

Orang-orang Polinesia telah menggunakan bahan dasar ini dalam pengobatan tradisional selama lebih dari 2.000 tahun. Ini adalah minuman tropis berupa buah dari pohon Morinda citrifilia, yang oleh masyarakat Aceh dan sebagian orang di Makassar menyebutnya buah Pace. 

Pohon Morinda citrifilia ini, tumbuh di antara aliran lava di Asia Tenggara, terutama di Polinesia. Dan ternyata banyak pula tumbuh di Aceh dan Makassar, dan di sejumlah daerah lainnya.

Dr. Manoj K. Ahuja di Rumah Sakit Fortis, rumah sakit terakreditasi Super Speciality NABH di Kolkata, India, mengatakan, buah Morinda citrifilia telah digunakan secara medis untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mendetoksifikasi tubuh selama ribuan tahun. 

Kata Dr. Manoj, banyak orang Asia percaya, buah Morinda ini kaya akan antioksidan kuat seperti Vitamin C, Vitamin A, Vitamin B3 (niasin) dan zat besi.

Seorang dokter Anak yang berbasis di Baltimore, Dr. Mona Harrison, MD mengatakan, “Saya memiliki berbagai pasien yang telah mendapat manfaat dari jus buah Morinda citrifilia ini, dan bagi banyak orang tampaknya memengaruhi begitu banyak sistem tubuh”.

Editor : Syahrul

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya