Oleh : Andi Hasdullah

Cara Cepat Tangani Covid 19, Jaring Semua Orang yang Terpapar dan Obati ki

18 May 2020 17:23
Cara Cepat Tangani Covid 19, Jaring Semua Orang yang Terpapar dan Obati ki
Andi Hasdullah

BugisPos — Tak terasa sudah sekitar tiga bulan di indonesia dan di Sulsel kita bergelut melawan covid19 dengan PSBK dan PSBB- walaupun trend sebaran yang terpapar perharinya masih relatif tinggi dan fluktuatif.

Angka positif beberapa hari ini secara nasional mencapai angka rata-rata 500 orang perhari dan di Sulsel mencapai angka 10 sampai 30 orang perharinya.

Walaupun PSBB dan pembatasan lainnya sudah diterapkan diberbagai daerah, melihat trend terpapar itu kita tentu belum dapat memastikan kapan covid19 ini segera berakhir mungkin saja durasi covid ini singkat artinya tak lama lagi sudah berakhir tapi mungkin juga durasi waktu yang kita butuhkan masih relatif panjang.

Bahwa covid 19 ini disamping sangat berbahaya bagi kesehatan yang mematikan juga dalam melakukan pembatasan pemutusan matarantai virus itu sangat berdampak terhadap perlambatan ekonomi di semua sektor.

Pengangguran dan kemiskinan meningkat, kegiatan keagamaan, sosial budaya semuanya terganggu, sehingga perlu mencari solusi kebijakan yang tegas dan target yang terukur sehingga dampak tersebut dapat dieleminasi seminimal mungkin.

Lalu bagaimana strateginya, saya melihat kuncinya adalah bagaimana seluruh masyarakat mengikuti secara disiplin protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah, tetap dirumah saja kalau tak ada yang urgen, pake masker, jaga jarak, hindari kerumunan, rajin cuci tangan dan yang paling penting adalah menangkap carrier pasien terpapar melalui test massal disemua cluster di berbagai komunitas- jangan lagi ada orang terpapar yang lepas dan berkeliaran, lalu fokus untuk pengobatan dan pemulihan untuk kesembuhan pasien covid19.

Kalau ini bisa dilakukan maka orang-orang yang sehat disilahkan saja melakukan berbagai kegiatan ekonomi, sosial budaya dan keagamaan, dengan demikian dampak ekominya dapat ditekan artinya ekonomi masyarakat masih dapat bergerak secara normal. Toko dan mall boleh buka, pasar, mesjid dan semuanya boleh buka.

Naah sekarang pertanyaan kita apakah semua yang terpapar bisa dijaring dan diisolasi sehingga kita bisa pastikan tidak ada lagi orang terpapar yang bebas berkeliaran di tengah masyarakat.

Kalau masih ada carrier pasien yang terpapar dan terus berkeliaran ditengah masyarakat, lalu kita melakukan relaksasi pembatasan ini jangan sampai terjadi karena tentu berpoensi terjadi trend terpapar out control.

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya