Matemija, Anggota Linmas Tewas Diduga Persoalan Pembagian BLT-DD

25 May 2020 12:49
Matemija, Anggota Linmas Tewas Diduga Persoalan Pembagian BLT-DD

BugisPos — Diduga dipicu persoalan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), anggota Linmas/hansip Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong Asdar (39) tewas setelah dianiaya, Ahad malam (24/5/2020) sekira pukul 18.30 wita.

Pelaku diketahui bernama Anwar bin Kadir (45) merupakan warga setempat.

Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut membenarkan.

“Iya benar, Kapolsek sementara menuju ke TKP,” kata Iwan melalui pesan singkatnya di WhatsApp.

AKBP Iwan menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima dari Polsek Sinjai Borong bahwa kronologis kejadiannya berawal ketika Lena binti Nuhun istri pelaku Anwar mendatangi rumah Andi Ammase mertua Amir Kepala Dusun Tomantan tujuannya ingin bertemu dan mempertanyakan soal bantuan dana desa yang telah disalurkan, karena ia tidak menerima bantuan tersebut.

Tetapi istri pelaku tidak ketemu dengan kepala dusun, melainkan bertemu dengan korban Asdar Linmas/Hansip desa setempat.

Saat korban bertemu dengan istri pelaku terjadilah pertengkaran mulut, tidak lama istri pelaku pun pulang ke rumahnya namun korban mengikuti sehingga pertengkaran adu mulut terus terjadi dan akhirnya pertengkaran keduanya didengar oleh pelaku, dan pada saat itu pun pelaku langsung keluar dari rumahnya dengan membawah sebilah pisau jenis badik dalam keadaan terhunus sehingga terjadi perkelahian antara korban dan pelaku.

Perkelahian keduanya disaksikan oleh istri pelaku, yang menurutnya pada saat itu korban langsung mengayunkan sebilah parang yang bersarung kearah pelaku dan mengenai lengan kiri pelaku namun tidak menyebabkan luka, pelaku pun seketika itu membalas dengan menusukkan pisau jenis badik kearah tubuh korban dan mengenai dada di sebelah kanan korban sebanyak satu kali. Lalu pelaku kembali menusuk korban yang mengenai lengan kanan korban sehingga terjatuh.

Saat korban terjatuh, pelaku kembali menusuk perut korban dan setelah melihat korban tersungkur, pelaku bersama istrinya pun meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Korban yang duduk tersungkur berteriak minta tolong dan didengar oleh saksi Andi Pardi, saksi pun meminta tolong ke warga lainnya dan langsung mengevakuasi korban ke puskemas setempat untuk mendapatkan pertolongan medis. Setelah kurang lebih dua jam dirawat, sekira pada pukul 20.00 Wita korban meninggal dunia.

“Pihak Polsek Sinjai Borong yang dipimpin langsung oleh kapolseknya telah melakukan tindakan dengan mendatangi lokasi kejadian. Pelaku dan barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku sekarang sudah kita amankan di mapolres,” kata Iwan.

Sumber : (Rasyid)

Editor : Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya