Irwan Adnan: Dunia Usaha Penting Tauwwa Diberi Peluang Bergerak Kembali

27 May 2020 01:08
Irwan Adnan: Dunia Usaha Penting Tauwwa Diberi Peluang Bergerak Kembali
Irwan Adnan

BugisPos – Kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan, menyatakan bahwa dunia usaha saat ini sangat penting diberikan  peluang besar, agar mereka bisa bergerak kembali, mengingat kondisinya saat ini sedang terpukul akibat pandemi Covid-19.

Hal itu dikemukakan Irwan Adnan pada rapat koordinasi ini pada rapat koordinasi Pemerintah Kota Makassar, yang intinya akan segera memberlalukan kebijakan baru penanganan Covid-19 dengan konsep New Normal berbasis kearifan lokal.

Pada kesempatan itu, Irwan Adnan melaporkan kepada Pj Walikota, tentang penurunan pendapatan selama pandemi berlangsung.

Konsep baru yang mengemuka pada rapat koordinasi yang dipimpin Pj Walikota Yusran Jusuf tersebut, berlangsung di ruang rapat Sipakalebbi Balai Kota, Selasa, 26/5/20.

Pj Walikota mengemukakan, konsep New Norman yang digagas ini, berisi lima protokol kesehatan, yakni penggunaan masker, jaga jarak, cuci cuci tangan, olahraga, dan pemenuhan nutrisi lokal untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat, dengan mengkomsumsi tanaman lokal seperti jahe, kunyit, mengkudu dan sejenisnya.

 “Jika selama ini kita hanya massifkan pola pencegahan dengan cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker, maka dengan konsep baru ini kita tambahkan dua poin penting lainnya yakni olahraga dan pemenuhan nutrisi tubuh yang bersumber dari tanaman lokal kita,” jelas Pj Wali Kota Makassar.

“Ini sesuai hasil riset secara ilmiah dari Universitas Hasanuddin tentang Local Herd Immunity berbasis kearifan lokal yang akan kita implementasikan di Makassar,” sambung Yusran.

Untuk menciptakan tatanan kehidupan baru atau yang sering di istilah kan The New Normal Life, Yusran mengaku akan memaksimalkan peran seluruh RT RW se-Kota Makassar dengan melibatkan seluruh SKPD yang akan dibagi secara merata secara perwilayah.

Dinas Ketahanan Pangan bersama PKK dan RT RW akan didorong untuk mengembangkan komoditi lokal di pekarangan warga serta lahan-lahan terbuka lainnya yang bisa menjadi sarana pengembangan komoditi lokal sebagai suplemen dalam meningkatkan imunitas tubuh.

Satuan Tugas monitoring dan evaluasi juga akan diperkuat di seluruh aktivitas ekonomi untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin.

 “Setelah membuka ruang aktivitas masyarakat, tentu kita harus membentengi nya dengan protokol kesehatan yang perwalinya sudah kita terbitkan. Sekarang kita tambahkan dengan peningkatan imunitas, jika imunitasnya bagus dan melakukan low contact maka kita optimis bisa lebih cepat menangani covid ini,” jelas Yusran.

“Kita akan memastikan aktivitas masyarakat itu sehat, melalui dua pendekatan yakni olahraga dan asupan nutrisi lokal untuk membangkitkan imunitas warga berbasis pekarangan dengan mengkomsumsi hasil olahan tanaman lokal,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Yusran menantang seluruh pimpinan SKPD untuk menciptakan inovasi, khususnya dalam menggerakkan kembali ruang-ruang ekonomi yang selama ini terhenti.

Hadir dalam rapat koordinasi ini, yakni Sekda, Ansar, Asisten Bidang Pemerintahan, Sabri, Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Sosial, Sittiara, seluruh pimpinan SKPD serta camat se-Kota Makassar (**)

Editor : Zhoel

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya